Rakor Tim Percepatan TP2TBC Pesawaran, Wagub Jihan Nurlela Dorong Tuntaskan Penanganan TBC

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menuntaskan penanganan kasus Tuberculosis (TBC) secara menyeluruh, melalui penemuan kasus secara aktif, investigasi kontak, terapi pencegahan hingga edukasi masyarakat secara masif.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TBC) Kabupaten Pesawaran secara virtual di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis (21/5/2026).

Dalam arahannya, Jihan menegaskan masih rendahnya capaian penemuan kasus TBC di Kabupaten Pesawaran. Hingga saat ini, capaian penemuan kasus baru mencapai 13 persen dari target sebesar 90 persen.

“Angka ini menunjukkan masih banyak kasus TBC yang belum ditemukan atau belum terdiagnosis. Pelibatan fasilitas kesehatan swasta, praktik mandiri dokter, dan jejaring Public-Private Mix (PPM) juga belum maksimal dalam penemuan maupun pelaporan kasus,” ujar Jihan.

Ia juga menyoroti rendahnya investigasi kontak terhadap kasus TBC bakteriologis serta pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan monitoring dan evaluasi investigasi kontak di tingkat puskesmas belum berjalan optimal.

Baca Juga :  Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Pemuda pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Lampung

“Rendahnya investigasi kontak berdampak langsung pada sedikitnya sasaran yang teridentifikasi untuk mendapatkan TPT. Padahal langkah ini penting untuk memutus rantai penularan,” ujarnya.

Jihan menjelaskan, masih terdapat ketimpangan capaian antar indikator program TBC di Pesawaran. Hal itu menandakan kesinambungan layanan, mulai dari penemuan kontak hingga pemberian terapi pencegahan, belum berjalan maksimal.

Selain itu, ia menilai edukasi dan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan TBC masih perlu ditingkatkan.

“Peran kader, desa atau kampung siaga TBC, serta tokoh masyarakat sangat penting dalam edukasi dan penemuan kasus di lingkungan masyarakat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Jihan mendorong Pemerintah Kabupaten Pesawaran memperkuat komitmen penanggulangan TBC melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC.

“Saya meminta Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera menyusun dan menetapkan RAD Penanggulangan TBC sebagai pedoman lintas sektor dalam percepatan eliminasi TBC,” tegasnya.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Komisioner Baru KPU Way Kanan Siap Kawal Pilkada 2024

Ia juga meminta optimalisasi fungsi TP2TBC yang telah dibentuk sejak 2024 agar segera diaktifkan melalui rapat koordinasi rutin, pembagian tugas lintas organisasi perangkat daerah (OPD), serta monitoring berkala terhadap capaian indikator program TBC.

“Seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, organisasi profesi, hingga fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta harus terlibat aktif dalam percepatan penanggulangan TBC,” katanya.

Selain itu, Jihan meminta peningkatan penemuan kasus TBC dilakukan secara masif dan aktif melalui skrining berbasis wilayah dan komunitas dengan melibatkan kader kesehatan.

“Puskesmas agar melakukan analisis wilayah dengan kesenjangan penemuan kasus tertinggi untuk dilakukan intervensi prioritas, termasuk memperkuat pelibatan jejaring fasilitas kesehatan swasta, klinik, praktik mandiri dokter, dan rumah sakit,” ujarnya.

Jihan mengajak Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan pembinaan dan pendampingan intensif kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit terkait tata laksana, pencatatan pelaporan, investigasi kontak, serta pemberian terapi pencegahan TBC.

Berita Terkait

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB