Penjabat Gubernur Lampung Tanam 20.000 Mangrove di Pesawaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (berandalappung.com) – Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, secara simbolis menanam 20.000 bibit mangrove di Pantai Marine Eco Park, Brigif 4 Marinir, Kabupaten Pesawaran, Selasa (5/11/2024). Penanaman ini merupakan kolaborasi Hotel Golden Tulip Springhill Bandarlampung, Brigif 4 Marinir/BS, dan MNC Peduli dalam rangka HUT ke-79 Korps Marinir.

Dalam sambutannya, Samsudin mengapresiasi peran Marinir dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus melestarikan ekosistem laut. Ia menyoroti tiga manfaat penting hutan mangrove: mengurangi pemanasan global, melindungi ekosistem laut, dan meningkatkan penghasilan nelayan.

“Global warming adalah isu yang sangat mendesak saat ini. Penanaman mangrove diharapkan dapat membantu mengatasinya sekaligus menjaga habitat ikan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Baca Juga :  BEM FH Unila Gelar Seminar Bersama Gubernur Terpilih Menuju Indonesia Emas 2045

Samsudin juga memuji kolaborasi yang berhasil menanam 20.000 mangrove sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam melestarikan lingkungan. Ia berharap kegiatan CSR semacam ini terus dilakukan demi keberlanjutan Provinsi Lampung.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Mar Supriadi Tarigan, melalui Pasintel Brigif 4 Marinir/BS Letkol Mar Victor Penpada, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur sekaligus komitmen Marinir dalam melestarikan ekosistem pesisir.

“Kami berharap usaha ini dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, agar mereka menikmati laut yang terjaga berkat upaya yang kita lakukan hari ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  KKN di Palas Mahasiswa Terjun untuk Tingkatkan UMKM dan Lestarikan Budaya Lampung

General Manager Hotel Golden Tulip Springhill Bandarlampung, Hengki Tri Kusuma, menambahkan bahwa 15.000 bibit mangrove telah ditanam pada 23 Oktober lalu, dan 5.000 bibit tambahan ditanam hari ini.

“Ini adalah langkah awal menuju target jangka panjang kami, yaitu menanam 100.000 mangrove. Semoga upaya ini membawa manfaat nyata bagi ekosistem, mencegah abrasi, dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim,” pungkas Hengki.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru