Lampung Menuju Antariksa, Gubernur Mirza Tandatangani Kerja Sama Satelit Dengan Perusahaan Teknologi Luar Angkasa Tiongkok

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan dua perusahaan luar angkasa asal Tiongkok. Yakni STAR.VISION Aerospace Ltd. dan Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi Provinsi Lampung dalam pengembangan teknologi satelit dan aplikasi luar angkasa untuk pembangunan berbasis data.

Penandatanganan dilakukan di kantor STAR.VISION di Kota Haiyang, Yantai, Provinsi Shandong, Rabu (28/5/2025).

Dari pihak STAR.VISION, dokumen ditandatangani oleh Danying Fan, Co-CEO STAR.VISION Aerospace Ltd.

Sedangkan dari Oriental Maritime Space Port, ditandatangani oleh Zhaohui Sun, Wakil Sekretaris Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd.

Isi pokok kerja sama meliputi:

  • Penamaan satelit Lampung-1 sebagai simbol kemitraan strategis.
  • Peningkatan kapasitas SDM Lampung di bidang penginderaan jauh dan teknologi luar angkasa.
  • Fasilitasi kunjungan ke fasilitas peluncuran satelit maritim di Tiongkok.
  • Pengembangan stasiun bumi di Lampung untuk penerimaan dan pengolahan data satelit.
Baca Juga :  Hari Pertama Kerja 2026, Gubernur Lampung Pimpin Sidak Disiplin ASN di Sejumlah OPD

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga melakukan kunjungan ke kapal peluncuran satelit milik STAR.VISION yang digunakan untuk peluncuran dari laut. Sebuah teknologi mutakhir yang membuka peluang besar kolaborasi teknologi luar angkasa.

Sore harinya, Gubernur Mirza bertemu dengan Walikota Yantai, Mr. Jiang Cheng, beserta jajaran pemerintah kota. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Dimana kedua pemimpin daerah memperkenalkan potensi wilayah masing-masing dan membahas peluang kerja sama ke depan. Terutama di bidang pengembangan pelabuhan dan pemanfaatan citra satelit untuk perencanaan wilayah dan mitigasi bencana.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Lampung dalam memperkuat pembangunan berbasis teknologi tinggi. Data satelit dan teknologi penginderaan jauh akan sangat membantu kami dalam perencanaan wilayah, pengembangan infrastruktur, serta mitigasi risiko bencana. Kami optimis kerja sama ini membuka peluang inovasi dan kemajuan signifikan bagi Provinsi Lampung,” kata Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni.

Baca Juga :  Tinjau SRMA 32 Lampung Selatan, Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap

Meskipun LoI ini bersifat belum mengikat secara hukum dan berlaku selama satu tahun sejak penandatanganan, komitmen Pemprov Lampung untuk menjadikan teknologi satelit sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan sangat kuat.

Gubernur Mirza menegaskan, ini adalah momen penting bagi Lampung. “Kita membuka lembaran baru menuju era teknologi tinggi untuk perencanaan pembangunan yang presisi, berbasis data, dan berorientasi masa depan,” ucap Gubernur Mirza.

Langkah ini juga menjadi kelanjutan dari kerja sama yang sudah dimulai pada forum Shandong International Friendship Cities Cooperation and Exchange Week. Yang menegaskan posisi Lampung sebagai provinsi yang siap berkolaborasi secara internasional demi kemajuan teknologi dan pembangunan.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru