Kontras Kampanye Cagub Lampung: Arinal Bermotor, Mirza Berhelikopter

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar kampanye Ardjuno mengunakan Motor VS memakai Mirza-Jihan Helikopter.

Tangkap layar kampanye Ardjuno mengunakan Motor VS memakai Mirza-Jihan Helikopter.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pelaksanaan Pilkada serentak 27 November 2024 tinggal menghitung hari.

Para calon Gubernur, calon wakil Gubernur, pasangan calon bupati dan calon walikota semakin gencar melakukan kampanye untuk menarik simpati warga.

Pilkada di Provinsi Lampung untuk calon Gubernur diikuti dua pasangan calon, calon nomor 1, Arinal Djunaidi-Sutono dan pasangan nomor 2, Rahmat Mirzani Djausal- Jihan Nurlela.

Sedangkan untuk calon bupati, ada dua kabupaten calon tunggal yaitu Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Tulangbawang Barat.

Sedangkan calon bupati yang calonnya empat pasangan calon Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Mesuji.

Melihat waktu Pilkada yang semakin dekat Paslon Gubernur terus turun ke masyarakat dengan gaya dan cara masing-masing.

Ada yang melakukan tatap muka langsung dengan rakyat, ada yang mengunakan metode pesta rakyat, ada yang menggelar kegiatan keagamaan, ada juga tim-tim dan relawan menggelar lomba.

Ada juga yang menggunakan artis ibu kota, tapi ada juga yang menggunakan artis Lampung.

Baca Juga :  Hukum dan Sistem Politik Yang Tidak Antisipatif Hadirnya Persoalan Pada Pemilu 2024 (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Tapi, ada sedikit perbedaan yang mencolok dilakukan calon Gubernur saat melakukan kampanye dalam menggunakan alat transportasi.

Paslon Gubernur Nomor 1, Arinal Djunaidi-Sutono (Ardjuno), dalam berkampanye keliling Lampung, tetap menempuh jalur darat menggunakan kendaraan Mobil.

Bahkan untuk menjangkau wilayah yang tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, Arinal Djunaidi Gubernur Lampung periode 2019-2024, menggunakan sepeda motor.

Hal berbeda dilakukan Cagub nomor 2, Rahmat Mirzani Djausal.

Dalam berkampanye ia naik transportasi udara Helikopter.

Dalam video yang sempat diposting di Medsos dan akhirnya ditake down (menurunkan), Mirza naik Helikopter saat kampanye di suatu daerah.

Dalam video yang beredar dijelaskan narasinya, Mirza melakukan kampanye dengan helikopter karena mengingat luasnya wilayah Lampung.

Alasan wilayah Lampung yang luas, maka Mirza dalam kampanye menggunakan helikopter.

Memang sewa helikopter tidak lagi menjadi hal yang tabu saat ini, tergantung kepentingan.

Baca Juga :  Temui Tokoh Lampung Timur, Arinal Djunaidi Bahas Rencana Pembangunan Pelabuhan di Labuhan Maringgai

Namun, masyarakat awam menilai menggunakan helikopter untuk keperluan pribadi termasuk dalam berkampanye hal yang tabu. Apalagi sewa helikopter tidak murah.

Tingginya harga sewa helikopter membuat layanan ini hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang.

Melansir laman Bisnis.com, diketahui bahwa biaya sewa layanan Helicity berkisar Rp7 juta per 15 menitnya.

Jika dihitung per jam, maka total tarif yang harus dibayarkan mencapai Rp28 juta.

Tidak ada yang salah metode yang digunakan calon.

Masyarakat Lampung yang sudah melek teknologi dan informasi bisa menyaring dan menilai sendiri.

Banyak cara dilakukan calon kepala daerah untuk menjangkau suatu wilayah dan menarik simpati masyarakat.

Harapan semua pihak agar Pilkada serentak seluruh Indonesia termasuk di Lampung pada 27 November 2024, dapat berjalan lancar, damai dan aman masyarakat bisa memilih calon pemimpin terbaik untuk daerahnya. (*)

Berita Terkait

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua
Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:05 WIB

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:28 WIB

Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:42 WIB

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua

Jumat, 24 April 2026 - 19:06 WIB

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Berita Terbaru

Opini

Ryacudu

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:45 WIB

Opini

Peringatan untuk Nanik S. Deyang: Jangan Diulangi

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:22 WIB

Opini

Anak-Anak Muda Statistik

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:34 WIB

Pemerintahan

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Kamis, 4 Jun 2026 - 07:29 WIB