Kolaborasi TP. PKK dan BNNP Lampung, Perkuat Peran Keluarga dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung menggelar kegiatan talkshow informasi dan edukasi dengan tema “Keluarga Sehat Tanpa Narkoba,” bertempat di aula kantor TP. PKK Provinsi Lampung, Rabu (23/07/2025).

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari sebagai bentuk dukungan TP. PKK Provinsi Lampung beserta seluruh TP. PKK di 15 Kabupaten/Kota kepada BNN Provinsi Lampung dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba dan peredarannya di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih dan antusias sekali pada kegiatan hari ini karena memang inilah yang sudah seharusnya kita sosialisasikan bersama-sama, saling belajar,” ujar Purnama Wulan Sari.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menegaskan peran sentral keluarga sebagai garda terdepan dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Permasalahan narkoba merupakan ancaman yang sangat amat serius bagi kesehatan bangsa kita, khususnya terhadap generasi muda. Oleh karena itu, peran keluarga menjadi hal yang sangat strategis dan penting,” tambahnya.

Baca Juga :  Sekda Keluarkan Surat, PPDI Tanggamus: Ini Pil Pahit bagi Perangkat Pekon

Purnama Wulan Sari juga menyoroti jaringan luas TP. PKK hingga ke tingkat desa melalui Desa Tapis di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi.

“Kami sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan hari ini sebagai bentuk nyata dari kampanye edukatif yang tidak hanya menyasar kepada orang tua, tetapi juga generasi muda. Harapannya, kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader PKK, masyarakat, dan semua pihak untuk lebih peduli dan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, Norman Widjajadi, menekankan pentingnya kolaborasi dan pembinaan keluarga dalam upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). Norman Widjajadi mengungkapkan data mengkhawatirkan terkait keterlibatan perempuan dan remaja dalam kasus narkoba.

“Ada 312.000 remaja di Indonesia terpapar penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, dengan faktor utama berasal dari pertemanan dan lingkungan,” paparnya.

Ia juga menyoroti fenomena wanita Indonesia yang digunakan oleh jaringan sebagai kurir narkoba, bahkan dalam kasus besar seperti penemuan 2 ton narkotika yang dikendalikan oleh seorang ibu dari Jawa Timur.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong ASN Miliki Jiwa Kepemimpinan dan Kompetensi Digital Lewat PKA 2025

“Kami berharap mampu bersinergi dalam menyebarluaskan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta upaya penyelamatan dengan program rehabilitasi narkoba kami,” tutur Norman Widjajadi.

Ia optimis bahwa kerjasama ini akan mampu menjadi langkah strategis dalam memecahkan permasalahan narkoba di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara TP. PKK Provinsi Lampung dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung yang menandai sinergi strategis dalam memerangi ancaman narkoba di Bumi Ruwa Jurai.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNNP Lampung menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi kedua belah pihak. Dengan jangkauan luas TP. PKK hingga ke akar rumput di seluruh kabupaten/kota, diharapkan upaya pencegahan narkoba dapat lebih efektif menyentuh masyarakat, demi terwujudnya “Lampung Bersinar” (Bersih dari Narkoba) dan mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang diawali dari ketahanan keluarga dan masyarakat.

Berita Terkait

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:04 WIB