Kementerian Pertahanan Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Pasca-Insiden, Ubah Pola Latihan Jadi Lebih Humanis

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pertahanan Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Pasca-Insiden, Ubah Pola Latihan Jadi Lebih Humanis

berandalappung.com — Raja Basa, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bergerak cepat merespons sorotan publik terkait program Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi Manajer Koperasi Desa (Kopdes).

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan sementara model latihan lama dan melakukan evaluasi total, menyusul kekhawatiran atas porsi latihan fisik yang dinilai terlampau berat.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menegaskan bahwa perubahan radikal akan dilakukan, terutama pada aspek skrining kesehatan dan metodologi kepelatihan.

“Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan,” ujar Ketut dalam konferensi pers di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Tiga Poin Krusial Perubahan Latsarmil
Ke depan, Kemhan bakal menerapkan cetak biru baru dalam pelaksanaan Latsarmil bagi warga sipil. Ada tiga poin krusial yang menjadi fokus pembenahan:

Baca Juga :  Tanggapan Politisi Golkar Sekaligus Alumni HMI, Terkait Konsolidasi Kahmi dan PMII Lampung

Skrining Kesehatan Ketat & Mandatori: Pemeriksaan medis (medical check-up) akan dilakukan secara menyeluruh di awal program untuk memetakan kondisi fisik riil setiap peserta.

Porsi Latihan Berbasis Personalisasi: Satuan TNI yang bertindak sebagai instruktur dilarang menyamaratakan porsi latihan fisik. Instruktur wajib mengadaptasi beban latihan sesuai dengan limitasi dan kapasitas kesehatan masing-masing individu.

Prosedur Medis Darurat yang Responsif: Kemhan menginstruksikan penanganan medis terhadap peserta yang menunjukkan gejala sakit harus dilakukan secara instan, cepat, dan dengan fasilitas maksimal.

Mengubah Doktrin: Dari “Semi-Militer” ke Metodologi Edukatif
Kritik publik bahwa latsarmil sipil kerap terjebak pada pendekatan fisik yang kaku tampaknya didengar oleh otoritas pertahanan. Ketut menjelaskan, revisi tidak hanya menyentuh urusan fisik dan medis, melainkan juga merombak total kurikulum dan pendekatan psikologis.

Baca Juga :  Setelah Ardito di Tangkap KPK, Kini Adik Ipar Welly Adiwantra Ditetapkan Tersangka oleh Polda Lampung

Cetak biru latsarmil yang baru akan digeser menjadi program yang lebih adaptif dan edukatif. Pendekatan doktriner yang keras bakal diganti dengan metode yang memicu kedewasaan berpikir dan kerja tim.

“Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan,” tutur Ketut.

Langkah Sjafrie Sjamsoeddin melakukan evaluasi cepat ini dinilai banyak pihak sebagai upaya menjembatani doktrin bela negara dengan realitas kesiapan fisik masyarakat sipil. Dengan wajah baru ini, Latsarmil diharapkan tak lagi menjadi momok menakutkan, melainkan wadah peningkatan kapasitas yang humanis. (***)

Editor : Alex Jefri

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

Ada Kejutan Diinternal Unila, DR. Habibullah Jimad Tiba-tiba Tarik Diri dari Perburuan Kursi Rektor!
Sokongan Para Tokoh untuk Dr. Budiono Menuju Unila 1
Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung (Unila) untuk periode 2027–2031. Ia menyatakan siap menjalani seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia seleksi.
Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini
Istri Kapolda dan Bupati Naik Jetski, Promosi Wisata Jangan Cuma Gimmick
HPN-Porwanas 2027 di Lampung, Anggota DPR Ketut Suwendra Soroti Multiplier Effect
Ahmad Mizani Dukung HPN- Powernas 2027 di Lampung
Peringati HUT Ke-81 RI, Warga Perumahan Mata Air Residence Gelar Lomba Adzan Bapak-bapak
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Ada Kejutan Diinternal Unila, DR. Habibullah Jimad Tiba-tiba Tarik Diri dari Perburuan Kursi Rektor!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Sokongan Para Tokoh untuk Dr. Budiono Menuju Unila 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung (Unila) untuk periode 2027–2031. Ia menyatakan siap menjalani seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia seleksi.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Istri Kapolda dan Bupati Naik Jetski, Promosi Wisata Jangan Cuma Gimmick

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Sokongan Para Tokoh untuk Dr. Budiono Menuju Unila 1

Kamis, 20 Agu 2026 - 09:31 WIB