Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

 

berandalappung.com-Raja Basa, Ari Pahala Hutabarat mengatakan bahwa kriteria-kriteria puisi yang baik menurut T.S. Eliot, nobelis sastra–dalam hal ini teori Korelasi Objektif-nya, tentang motivasi dasar mengapa menulis puisi, dan lain-lain.

Pemenang Kusala 2026 untuk buku puisinya “Nusantara, Amnesia” memberi motivasi kepada calon penyair muda Lampung dalam acara Bengkel Sastra 2026 di Villa Dangau Kedaung, Bandar Lampung, Kamis 27 Agustus 2026.

Acara yang ditaja Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS bekerja sama Badan Bahasa RI itu dimulai pukul 08.30 hingga 21.00.

Ari Pahala Hutabarat yang tanpil di hari kedua diikuti 20 peserta hasil lolos kurasi.

Dalam kesempatan itu, selain memberi materi-materi dasar yang sangat penting dan akan menjadi fondasi kepenyairan mereka kelak, juga membongkar ulang puisi-puisi mereka untuk mendapatkan puisi yang baik.

“Puisi yang baik harus selaras dengan logika, menawarkan daya pukau bagi pembaca,” ujar sutradara teater di Komunitas Berkat Yakin (KoBer) Lampung.

Baca Juga :  Andan Khizwan Nahkodai Muhammadiyah Kecamatan Kedondong Periode 2022-2027

“Materi yg tadi saya beri adalah materi2 dasar yg sangat penting dan akan menjadi fondasi kepenyairan mereka kelak, misalnya soal daya guna imajeri/citraan dan metafora dalam puisi,” ujar dia selesai kegiatan, semalam.

Ari Pahala Hutabarat juga mengapresiasi bahwa kegiatan Bengkel Sastra 2026 yang ditaja Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS memperlihatkan perkembangan sastra yang menarik di Lampung: baiknya dan berjalannya proses regenerasi sastra/penulis di Lampung.

Hal ini, lanjutnya, bisa dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan, beragamnya latar belakang peserta, kekayaan dan keluasan tematik dari puisi-puisi yang mereka tuliskan.

“Juga banyaknya peserta yang sungguh berbakat untuk jadi penyair yang baik di masa depan,” kata Ari.

Karena itu, imbuh dia, sungguh diharapkan dengan hadirnya kegiatan ini juga melihat bakat dan jumlah peserta yang mengikuti ke depannya ekosistem sastra di Lampung akan semakin membaik dan tambah sehat.

Antusias para peserta dalam mengikuti materi ini, mereka dengan lancar menjelaskan kembali ihwal materi yang diterima dari sesi Ari Pahala.

Sejumlah peserta yang diberi kesempatan memberikan resume di depan rekan-rekannya, menunjukkan apa yang dipaparkan pemateri telah dipahami dengan baik.

Baca Juga :  Dukung KPK Berantas Korupsi, Badko HMI Jabodetabeka-Banten: Di Mata Hukum, Kita Semua Sama

Terakhir, Ari mengingatkan bahwa untuk menjadi penyair harus banyak-banyak membaca buku, terutama buku puisi dari penyair besar. Untuk Indonesia, ia merekomendasi para penyair seperti Goenawan Mohamad, Sapardi Djoko Damono, Abdul Hadi WM, Afrizal Malna, dan lain-lain. Ia juga menyebut sejumlah penyair luar negeri, terutama yang pernah menerima Nobel.

“Jangan sampai, seperti pepatah jika yang kau makan sampah maka yang keluar adalah sampah. Tak ada orang yang kencing tanpa pernah meminum,” tandas Ari.

Bengkel Sastra 2026 yang dimulai 25 Agustus, akan selesai siang ini, Jumat 28 Agustus 2026. Sebelum ditutup oleh Direktur Lamban Sastra, Fitri Angraini, menghadirkan akademi Prodi Bahasa Lampung, Yinda Dwi Gustiara, tentang alihbahahasa.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
LAMPUNG: Mengenal Tim Alfa TNI yang Terjun ke Way Kambas?
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Proyek Raksasa Puluhan Miliar Mengalir di Pringsewu: Dari Ruang Cathlab Hingga Jalan, Siapa Saja Pemenangnya?
Tim Bilar PWI Lampung, Bidik 5 Emas Powernas
Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas
PWI Lampung Adakan Seleksi Atlet Minisoccer Untuk Porwanas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:22 WIB

LAMPUNG: Mengenal Tim Alfa TNI yang Terjun ke Way Kambas?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Proyek Raksasa Puluhan Miliar Mengalir di Pringsewu: Dari Ruang Cathlab Hingga Jalan, Siapa Saja Pemenangnya?

Berita Terbaru

Opini

Demokrasi Produktif di Tengah Gejolak Politik  

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:25 WIB

Berita Lainnya

LAMPUNG: Mengenal Tim Alfa TNI yang Terjun ke Way Kambas?

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:22 WIB