Eva Dwiana Bongkar Susunan Pejabat, 7 Kursi Strategis di Pemkot Bandar Lampung Bergeser

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eva Dwiana Bongkar Susunan Pejabat, 7 Kursi Strategis di Pemkot Bandar Lampung Bergeser

 

berandalappung.com— Bandar Lampung, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kembali mengguncang struktur birokrasi di lingkup pemerintahannya.

Tujuh pejabat eselon II digeser dalam rotasi jabatan yang digelar di Gedung Semergou, Senin, 6 Oktober 2025.

Langkah Eva ini menambah daftar panjang perombakan pejabat di masa kepemimpinannya. Rotasi kali ini disebut sebagai upaya “penyegaran organisasi”, namun di kalangan internal Pemkot, langkah tersebut juga dibaca sebagai penegasan arah loyalitas dan konsolidasi kekuasaan menjelang akhir masa jabatan.

Dalam sambutannya, Eva menegaskan pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni tahunan.

“Jabatan adalah amanah. Saya berharap pejabat yang baru dilantik bisa bekerja maksimal, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan mendukung program pembangunan kota,” ujarnya.

Adapun tujuh pejabat yang dilantik:

1. Febriana, dari Kepala Disdukcapil menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Baca Juga :  Tinjau MPLS, Gubernur Lampung Dorong Peningkatan Pendidikan Berkualitas dan Merata

2. Zakky Irawan, sebelumnya Plt Kepala BPKAD kini definitif.

3. Zulkifli, dari Camat Telukbetung Timur menjadi Kepala BKD.

4. Veni Devialesti, definitif sebagai Kepala Dinas Kominfo.

5. Nero Akbar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora).

6. Idham Basyar, definitif Kepala BPBD.

7. Dini Purnamawaty, Kepala Bappeda Kota Bandar Lampung.

Eva berharap pergeseran jabatan ini memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pelayanan publik. Namun, di lapangan, sejumlah pengamat menilai rotasi ini juga mencerminkan pola politik birokrasi khas Pemkot Bandar Lampung di mana pergeseran pejabat kerap menjadi alat untuk menjaga kendali dan memastikan ritme kerja tetap searah dengan kebijakan wali kota.

“Rotasi ini bukan hukuman, tapi bagian dari dinamika organisasi agar birokrasi tetap bergerak dan tidak stagnan,” kata Eva menutup sambutan.

Sejak awal masa jabatannya, Eva dikenal sering merombak posisi strategis. Di balik alasan efisiensi dan penyegaran, rotasi semacam ini kerap memunculkan spekulasi apakah benar demi kinerja, atau juga bagian dari strategi mempertahankan pengaruh menjelang momentum politik berikutnya di Bandar Lampung.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

“IKN Belum Sah Sepenuhnya? MK Tegaskan Jakarta Masih Pusat Pemerintahan”
Tenaga Pendamping Jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan di Provinsi Lampung
Kursi BPKAD Lampung Dikabarkan Bergeser, Nama Mirza Irawan Mencuat
Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan
Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik
DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat
Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi, Tercapai 85,46 % Sudah Mantab
Lampung Masuk Nasional Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Lelang Segera Dimulai
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:19 WIB

“IKN Belum Sah Sepenuhnya? MK Tegaskan Jakarta Masih Pusat Pemerintahan”

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:22 WIB

Tenaga Pendamping Jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan di Provinsi Lampung

Senin, 4 Mei 2026 - 13:38 WIB

Kursi BPKAD Lampung Dikabarkan Bergeser, Nama Mirza Irawan Mencuat

Senin, 20 April 2026 - 20:32 WIB

Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Berita Terbaru

Berita Lainnya

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:37 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com