Dicopot dari Pascasarjana IAIN Metro, Prof Suhairi Lapor Ke-Menang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dicopot dari Pascasarjana IAIN Metro, Prof Suhairi Surati Menang


berandalappung.com— Metro, Profesor Dr. Suhairi, S.Ag., MH, menyurati Menteri Agama RI untuk mengklarifikasi kebenaran dirinya sebagai Direktur Pascasarjana IAIN Metro periode 2025–2029.  
Dalam surat tersebut, Suhairi menegaskan langkah itu tidak dilandasi keinginan untuk kembali menduduki jabatan tersebut.

Ia bahkan menyatakan tidak bersedia menerima jabatan struktural apa pun selama Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., masih menjabat sebagai Rektor UIN Jurai Siwo Lampung.

“Surat diketahui ini semata-mata agar persoalan yang sebenarnya, termasuk siapa yang sebenarnya bermasalah,” kata Suhairi dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, (22/1/2026).

Menurut dia, pemadaman tersebut dilakukan tanpa komunikasi langsung.
Ia mengaku tidak pernah menerima penjelasan, baik secara lisan maupun tertulis, sebelum dan sesudah keputusannya diumumkan.
“Saya menunggu hingga dua minggu setelah dihentikan, tetap tidak ada konfirmasi. Ini soal cara menghargai orang lain dan harga diri,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Ida Umami Setahun Mandek di Polres Metro, Peradi Desak Tuntaskan

Dalam surat klarifikasi bertanggal 21 Januari 2026 itu, Suhairi memaparkan bahwa selama menjabat ia menjalankan tugas secara maksimal.
Salah satu indikatornya adalah peningkatan jumlah mahasiswa baru Pascasarjana IAIN Metro sebesar 12 persen, yang menurutnya dapat dilakukan melalui tim manajemen Pascasarjana.
Ia juga membantah tudingan tidak mendukung kebijakan rektor.

Persoalan utama, kata Suhairi, bermula dari kerja sama antara UIN Jurai Siwo Lampung dengan STIT Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan, khususnya terkait rencana pindah atau konversi mahasiswa program doktor.

Suhairi menyebut, Pascasarjana tidak dilibatkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut. Padahal, ruang lingkup kerja sama menyentuh langsung urusan akademik Pascasarjana, terutama akses bagi mahasiswa pindahan program S3.

Berdasarkan ilmu akademik, Pascasarjana menolak konversi mahasiswa dari perguruan tinggi swasta ke program doktor IAIN Metro karena bertentangan dengan Peraturan Akademik, termasuk perbedaan program studi asal dan tujuan.

Baca Juga :  Siswi MAN 2 Bandar Lampung Road To Nasional Puteri Ekowisata Indonesia 2024 Di Bali

Ia menegaskan, konversi tidak bisa dilakukan semata-mata atas dasar MoU, melainkan harus tunduk pada regulasi akademik dan prinsip penjaminan mutu. Suhairi mengungkapkan, perbedaan pandangan ini kemudian berlaku sebagai sikap tidak mendukung kebijakan rektor.

Padahal, menurut dia, penolakan tersebut justru bertujuan untuk menjaga standar akademik dan kepatuhan terhadap aturan nasional maupun internal perguruan tinggi.

“Jika dianggap tidak bisa bekerja sama karena menolak kebijakan yang tidak sesuai aturan, maka saya tegaskan, konversi pelajar tidak bisa dilakukan atas kemauan sendiri. Ada rambu dan ketentuan yang wajib ditaati,” kata Suhairi.
Ia berharap klarifikasi yang disampaikan kepada Menteri Agama dapat menjadi perhatian dan membuka persoalan secara objektif.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Hibah Rp5 Miliar untuk SMA Siger Amarah Wali Kota Dengan Tangisan, Kritik Publik, dan Ujian Kepatuhan Aturan
Niat Baik Tak Cukup: DPRD dan Pemerhati Pendidikan Soroti Legalitas dan Hibah SMA Siger
Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk
STIES ALIFA Resmi Buka Program Magister Ekonomi Syariah, Tawarkan Fleksibilitas dan Jaringan Global
Biarawati Katolik Menyelesaikan Studi di UML, Rektor Tekankan Nilai Kemanusiaan
Kwarda Lampung Sambut Racana UIM
Nanomaterial Rusia Diuji di Laut Lampung: UIN Raden Intan Bidik Terobosan Anti-Fouling Tropis
Didukung Hibah Riset Rusia, UIN Raden Intan–TSU Uji Perban Nanomaterial di RSUD Dadi Tjokrodipo
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:31 WIB

Hibah Rp5 Miliar untuk SMA Siger Amarah Wali Kota Dengan Tangisan, Kritik Publik, dan Ujian Kepatuhan Aturan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:53 WIB

Niat Baik Tak Cukup: DPRD dan Pemerhati Pendidikan Soroti Legalitas dan Hibah SMA Siger

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:31 WIB

Dicopot dari Pascasarjana IAIN Metro, Prof Suhairi Lapor Ke-Menang

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:00 WIB

Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:13 WIB

STIES ALIFA Resmi Buka Program Magister Ekonomi Syariah, Tawarkan Fleksibilitas dan Jaringan Global

Berita Terbaru