Pengamat pendidikan sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat pendidikan sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.

berandalappung.com- Raja Basa,Menurut Mutiara Ayu, tingginya minat masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke SMA unggulan menunjukkan adanya kepercayaan yang besar terhadap sekolah-sekolah yang dinilai mampu memberikan lingkungan belajar yang baik, prestasi akademik yang kuat, serta peluang yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan berkualitas semakin meningkat. Tingginya minat ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan yang besar terhadap sekolah-sekolah yang dinilai mampu memberikan lingkungan belajar yang baik, prestasi akademik yang kuat, serta peluang yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Namun demikian, Mutiara Ayu menilai fenomena tersebut juga menjadi refleksi bahwa masih terdapat kesenjangan persepsi maupun kualitas antar sekolah. Ketika sebagian sekolah menerima pendaftar jauh melebihi daya tampung, sementara sekolah lain belum menjadi pilihan utama masyarakat, maka diperlukan upaya pemerataan mutu pendidikan di seluruh satuan pendidikan.

“Setiap sekolah seharusnya dapat menjadi tempat yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal,” katanya.

Ia juga menyoroti perubahan sistem penerimaan peserta didik yang kini memberikan ruang lebih besar bagi prestasi akademik. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi mendorong budaya belajar yang lebih baik di kalangan siswa. Meski demikian, implementasinya tetap perlu dievaluasi secara berkala agar mampu menjamin prinsip keadilan, aksesibilitas, dan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik dari berbagai latar belakang.

Mutiara Ayu menambahkan bahwa tantangan pemerintah daerah ke depan bukan hanya menambah daya tampung pada sekolah unggulan, tetapi juga memperkuat kualitas pembelajaran, sarana dan prasarana pendidikan, serta sumber daya manusia di seluruh SMA.

“Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki beberapa pilihan sekolah favorit, tetapi juga banyak sekolah berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan pendidikan di berbagai daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sistem pendidikan tidak semata-mata diukur dari ketatnya persaingan masuk sekolah unggulan, melainkan dari sejauh mana seluruh sekolah mampu memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh peserta didik.

Pernyataan tersebut sejalan dengan data Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Unggul Provinsi Lampung yang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pendaftar pada Tahun Ajaran 2026/2027 dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  IKAPERTA Unila Akan Gelar 'Agri Talks', Career Expo, dan Pasar Murah dan Dorong Lampung Jadi Lumbung Jagung Nasional

Berdasarkan laporan hasil seleksi SPMB SMA Tahun Pelajaran 2025/2026, jumlah pendaftar pada 35 SMA unggulan di Lampung tercatat sebanyak 11.302 peserta dengan jumlah peminat mencapai 14.215 orang. Sementara daya tampung yang tersedia hanya 9.042 kursi, sehingga tidak seluruh peserta yang mendaftar dapat diterima.

Sedangkan pada pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah peminat mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dari data yang dihimpun per 2–5 Juni 2026, tercatat 34.403 berkas pendaftaran masuk, dengan 21.567 peserta telah terverifikasi. Sementara daya tampung yang tersedia hanya 12.384 kursi, sehingga terdapat 12.836 peserta yang tidak lolos dalam proses seleksi awal.

Jika dibandingkan dengan tahun 2025, jumlah peserta terverifikasi tahun 2026 meningkat sekitar 10.265 peserta, atau hampir 91 persen lebih tinggi. Sementara daya tampung hanya bertambah sekitar 3.342 kursi, dari 9.042 kursi menjadi 12.384 kursi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan masuk SMA unggulan di Provinsi Lampung semakin ketat dari tahun ke tahun.

Sekolah Favorit Masih Didominasi Bandar Lampung

Sejumlah SMA negeri unggulan di Kota Bandar Lampung masih menjadi tujuan utama para calon peserta didik.

Pada SPMB 2026, SMAN 5 Bandar Lampung menjadi salah satu sekolah dengan jumlah pendaftar tertinggi. Sekolah ini menerima 2.875 berkas pendaftaran, dengan 1.498 peserta telah terverifikasi, untuk memperebutkan 360 kursi yang tersedia.

Kemudian SMAN 9 Bandar Lampung menerima 2.245 berkas pendaftaran, dengan 1.294 peserta terverifikasi dan daya tampung sebanyak 396 siswa.
Sementara SMAN 2 Bandar Lampung menerima 1.964 berkas pendaftaran, dengan 1.255 peserta terverifikasi untuk daya tampung 396 siswa.

Tak jauh berbeda, SMAN 14 Bandar Lampung menerima 1.679 berkas pendaftaran dengan 951 peserta terverifikasi, sedangkan SMAN 10 Bandar Lampung menerima 1.291 berkas dan 960 peserta terverifikasi.

Baca Juga :  Siswi MAN 2 Bandar Lampung Road To Nasional Puteri Ekowisata Indonesia 2024 Di Bali

Bila dibandingkan dengan data tahun 2025, sekolah-sekolah tersebut juga menjadi favorit masyarakat. SMAN 9 Bandar Lampung tercatat memiliki 645 pendaftar, SMAN 5 Bandar Lampung 590 pendaftar, dan SMAN 14 Bandar Lampung 508 pendaftar.

Lonjakan jumlah pendaftar pada tahun 2026 menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap sekolah-sekolah unggulan di ibu kota Provinsi Lampung tersebut.

Persaingan Ketat Juga Terjadi di Daerah
Tidak hanya di Kota Bandar Lampung, tingginya minat masyarakat juga terjadi di sejumlah SMA unggulan di kabupaten dan kota lainnya.

Di Kabupaten Lampung Tengah, SMAN 1 Kota Gajah menerima 1.412 berkas pendaftaran dengan 715 peserta terverifikasi, sementara SMAN 1 Terbanggi Besar menerima 1.164 berkas dengan 662 peserta terverifikasi.

Di Kabupaten Lampung Selatan, SMAN 1 Natar menjadi salah satu sekolah favorit dengan 1.322 berkas pendaftaran dan 840 peserta terverifikasi. Sedangkan SMAN 1 Kalianda menerima 807 berkas dengan 581 peserta terverifikasi.

Di Kabupaten Pringsewu, SMAN 1 Gadingrejo menerima 1.009 berkas pendaftaran dengan 699 peserta terverifikasi, sedangkan SMAN 1 Pringsewu menerima 1.178 berkas dan 770 peserta terverifikasi.

Sementara di Kabupaten Mesuji, SMAN 1 Tanjung Raya menerima 1.036 berkas pendaftaran dengan 575 peserta terverifikasi untuk memperebutkan daya tampung sebanyak 216 siswa.

Data tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap sekolah unggulan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga merata di berbagai daerah di Provinsi Lampung.

Sistem Baru Dorong Meningkatnya Kompetisi

Peningkatan jumlah pendaftar pada tahun 2026 juga tidak terlepas dari perubahan sistem penerimaan peserta didik baru yang mulai menitikberatkan pada kemampuan akademik dan prestasi siswa.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang lebih banyak mengandalkan jalur domis(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Sistem Error Ujian Sekolah Unggulan Lampung, Disdikbud Janji Gelar Ujian Ulang
Ketua Kwarda Lampung Ajak Pramuka Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Babak Baru Para Pemangku Kebijakan Lampung Melanjutkan Pendidikan Doktor di Unila
Kadisdikbud Thomas Amirico Dongkrak IPM, SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 243 Siswa ke PTN dan 1 University of Melbourne Australia
Waka Binawasa Kwarda Lampung Buka ToT Pelatih Pembina Pramuka 2026
Jihan Dorong Pramuka Mesuji Aktif Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
SNBT Unila 2026 Makin Ketat, Sekolah-sekolah Lampung Tunjukkan Tajinya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:43 WIB

Sistem Error Ujian Sekolah Unggulan Lampung, Disdikbud Janji Gelar Ujian Ulang

Senin, 8 Juni 2026 - 18:34 WIB

Pengamat pendidikan sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:15 WIB

Ketua Kwarda Lampung Ajak Pramuka Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:13 WIB

Babak Baru Para Pemangku Kebijakan Lampung Melanjutkan Pendidikan Doktor di Unila

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:57 WIB

Kadisdikbud Thomas Amirico Dongkrak IPM, SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 243 Siswa ke PTN dan 1 University of Melbourne Australia

Berita Terbaru