Sistem Error Ujian Sekolah Unggulan Lampung, Disdikbud Janji Gelar Ujian Ulang
berandalappung.com—Raja Basa, dinamika Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah unggulan Provinsi Lampung diwarnai kendala teknis. Sejumlah calon peserta didik dilaporkan gagal masuk ke sistem pendaftaran digital saat ujian berlangsung.
Merespons kekacauan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung berjanji akan menggelar ujian susulan.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa kegagalan sistem tersebut murni masalah teknis dan bukan kelalaian para peserta.
“Kami memastikan bahwa hal tersebut bukan karena kesalahan peserta. Peserta yang mengalami kegagalan login akan diberikan kesempatan mengikuti ujian ulang yang dijadwalkan pada hari Selasa 9 Juni 2026,” ujar Thomas saat memberikan keterangan pers, Senin, 8 Juni 2026.
Investigasi Lapangan, Lima Sekolah Terdampak
Keputusan untuk menggelar ujian ulang ini diambil setelah tim pemantau gabungan melakukan inspeksi mendadak ke lima sekolah yang menjadi episentrum seleksi.
Tim tersebut terdiri dari
Dewan Pendidikan Provinsi Lampung (diwakili Hengki Irawan), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung, Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung.
Dari pemantauan di SMAN 2, SMAN 5, SMAN 9, SMAN 10, dan SMAN 14 Bandar Lampung, tim menemukan pola masalah yang sama, sistem server mengunci akses calon siswa sejak menit pertama ujian dimulai.
Akibatnya, beberapa calon siswa yang kehilangan waktu atau bahkan sama sekali tidak bisa mengakses lembar soal.
Komitmen Transparansi di Tengah Sorotan
Langkah cepat Disdikbud menjadwalkan ujian ulang pada akhir pekan ini dinilai sebagai upaya meredam keresahan orang tua murid.
Thomas Amirico mengklaim pemerintah daerah berkomitmen menjaga asas keadilan dalam proses seleksi yang ketat ini.
Selain menjanjikan ujian susulan, Disdikbud berjanji akan melakukan audit internal terhadap sistem komputerisasi yang digunakan. Evaluasi total ini mendesak dilakukan agar karut-marut serupa tidak terulang pada tahapan seleksi berikutnya.
“Kami ingin memastikan seluruh proses SPMB di sekolah unggulan ini tetap berlangsung secara transparan, objektif, dan akuntabel,” kata Thomas menutup keterangannya.
Perubahan jadwal akan diadakan pada hari Selasa tanggal 9 Juni 2026. Publik terutama para orang tua calon siswa menanti apakah infrastruktur digital Disdikbud Lampung benar-benar telah berbenah, atau justru kembali lumpuh di tengah kompetisi berebut kursi sekolah unggulan.(***)
Editor : akex jefri
Sumber Berita: Kompastuntas.com











