Desember 2024 : Inflasi Lampung Tembus 0,47 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inflasi Lampung tempuh 0,47 Persen. Dokumen: Tangkap Layar BPS Lampung.

Inflasi Lampung tempuh 0,47 Persen. Dokumen: Tangkap Layar BPS Lampung.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat tingkat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,47 persen pada Desember 2024.

Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) dan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sama-sama tercatat sebesar 1,57 persen.

Statistisi Ahli Madya BPS Lampung, Muhammad Ilham Salam, mengungkapkan bahwa Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan.

“Kelompok ini menyumbang andil sebesar 0,43 persen terhadap Inflasi bulan Desember 2024,” jelasnya Kamis (2/12/2024).

Lima komoditas utama yang mendorong Inflasi m-to-m antara lain Cabai Merah (0,12 persen), Bawang Merah (0,08 persen), Telur Ayam Ras (0,05 persen), Cabai Rawit (0,05 persen), dan Terong (0,04 persen).

Baca Juga :  Garis Kemiskinan Lampung naik, baik dikota maupun desa

Tingkat Inflasi tahunan (y-on-y) juga didominasi oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.

“Kelompok ini mencatat Inflasi sebesar 1,83 persen dengan andil 0,62 persen,” ujar Ilham.

Lima komoditas utama penyumbang Inflasi tahunan meliputi Bawang Merah (0,32 persen), Kopi Bubuk (0,28 persen), Sigaret Kretek Mesin (0,22 persen), Bawang Putih (0,13 persen), dan Cumi-cumi (0,11 persen).

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Jajaran Kementerian Keuangan Perkuat Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah

Selain itu, BPS juga mencatat inflasi di empat wilayah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Lampung, yaitu Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Mesuji, Kota Bandar Lampung, dan Kota Metro.

“Inflasi year-on-year tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 1,78 persen, sedangkan yang terendah tercatat di Kabupaten Lampung Timur sebesar 1,37 persen,” kata Ilham.

Untuk inflasi bulanan (m-to-m), Kabupaten Lampung Timur mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,68 persen, sementara Kota Bandar Lampung menjadi wilayah dengan inflasi terendah, yaitu 0,36 persen.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru