AMSI – DPRD Lampung Sepakat Optimalisasi Perda Nomor 17 Tahun 2019

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Literasi Digital Menjawab Perda Nomor 17 Tahun 2019 tentang Peningkatan Budaya Literasi.

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Literasi Digital Menjawab Perda Nomor 17 Tahun 2019 tentang Peningkatan Budaya Literasi.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Literasi Digital Menjawab Perda Nomor 17 Tahun 2019 tentang Peningkatan Budaya Literasi.

AMSI Lampung menilai rendahnya angka Indek Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Lampung karena belum adanya gerakan yang mampu menstimulir terciptanya atmosfir yang mendukung tumbuhnya budaya literasi.

“Hari ini benar Lampung sudah memiliki Satgas Gerakan Literasi Sekolah atau GLS yang jenjangnya dari tataran provinsi kemudian kabupaten/kota hingga ke satuan pendidikan. Namun persoalannya sudah sejauh mana langkah yang dilakukan untuk menjalankan regulasi perda tersebut,” ungkap Ketua AMSI Lampung saat menjadi pembicara pertama dalam FGD, Senin (27/5/2024).

Jangan sampai, imbuhnya, infrastruktur yang sudah ada itu hanya berhenti pada sekadar keberadaan kelembagaan. Jangan pula, sambung Hendri lagi, kalau pun mulai terihat ada gerakan literasi yang dihelat GLS tapi hanya bersifat seremonial, lantas berlalu tanpa berkesinambungan.

Baca Juga :  TOK! HMI Cabang Bandar Lampung, Tolak UU Ciptakerja dan Mengecam Tindakan Refresif Aparat Kepolisian

“Menurut saya untuk merubah perilaku, apalagi berkeinginan menjadikannya sebagai budaya, langkah awalnya tiada lain mesti dimulai dengan pembiasaan. Sebaliknya, kegiatan yang berlangsung parsial dan tidak berkesinambungan cenderung tidak merubah keadaan. Karena persyaratan dasar yakni upaya pembiasaan belum terpenuhi,” jelasnya.

Untuk itu, imbuh Hendri, Satgas GLS bersama kepala-kepala sekolah hendaknya mulai merubah paradigma dalam memaknai betapa krusialnya membudayakan literasi. Apalagi, sambungnya, mayoritas sekolah sudah memiliki website. Fasilitas ini kiranya dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang efektif sekaligus efisien bagi warga sekolah.

“Kalau sekolah terkendala dengan ketiadaan SDM yang mampu menulis untuk mengisi materi website sekolah, AMSI Lampung bersedia berbagi kiat menulis dasar, baik penulisan fiksi maupun nonfiksi, melalui pelatihan. Kami menyadari pelatihan sehari belum memadai untuk mentransformasi kemampuan menulis kepada tim literasi sekolah yang berisikan pelajar dan guru. Untuk itu proses pembelejaran masih bisa terus dilanjutkan via WhattsApp group. Warga sekolah bisa tetap learning by doing dibawah bimbingan anggota AMSI Lampung,” urainya.

Baca Juga :  Bapemperda DPRD Lampung Gelar Focus Group Discussion

Output pelatihan penulisan, terang Hendri, diharapkan menghasilkan tim literasi sekolah yang mampu menyusun tulisan sebagai materi untuk diposting ke website sekolah.

“Bila kemampuan itu ditularkan kepada pelajar dan guru lain, lalu terbentuk komunitas menulis dan proses getok tular terus dilangsungkan, bukan tidak mungkin secara bertahap komunitas literate ini akan menjadi bola salju yang terus menggelinding dan bertambah besar. Pada tahapan ini pembiasaan sudah berlangsung dan proses ini mesti kontinyu dirawat agar gerakan literasi di sekolah benar-benar membudaya,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:45 WIB

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB