Syukron Muchtar Kritik Kualitas Pendidikan dan Serukan Perbaikan Sistem Zonasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung Fraksi PKS Syukron Muchtar. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Anggota DPRD Lampung Fraksi PKS Syukron Muchtar. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Berandalampung.com – Wacana penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang diusulkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Gibran menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Syukron Muchtar, berpendapat bahwa sistem zonasi sebaiknya tidak dihapuskan, melainkan perlu dilakukan perbaikan dalam implementasinya.

“Sistem zonasi perlu proporsi yang tepat. Misalnya, seberapa besar persentase siswa zonasi yang diterima, agar masyarakat sekitar sekolah tetap merasakan manfaat pendidikan tanpa mengorbankan kualitasnya,” ujar Syukron saat dikonfirmasi pada Rabu (15/1/2025).

Baca Juga :  Dari Guru Ngaji ke DPRD Lampung, Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Majelis Taklim

Syukron menjelaskan bahwa sistem zonasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dievaluasi secara menyeluruh.

“Keuntungannya, sistem ini mengakomodasi siswa dari sekitar sekolah, sehingga masyarakat di sekitar sekolah dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan sekolah tersebut,” jelasnya.

Namun, ia juga mengungkapkan kekurangan sistem zonasi, terutama terkait penurunan kualitas di beberapa sekolah unggulan.

“Beberapa sekolah di Bandar Lampung, seperti SMA Negeri 2, SMA Negeri 9, dan SMA Negeri 1, yang sebelumnya menjadi kebanggaan, kini kualitasnya menurun dibandingkan dengan masa lalu,” ungkapnya.

Baca Juga :  59 Tahun Bank Lampung Gagal Mandiri, Terancam Turun Kasta Jadi BPR

Syukron menambahkan bahwa usulan penghapusan sistem zonasi oleh Wapres Gibran masih belum menjadi kebijakan resmi.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, Komisi V DPRD Provinsi Lampung belum menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung terkait isu tersebut.

“Kami masih menginventarisasi berbagai masalah dalam pendidikan, termasuk kasus penahanan ijazah yang tidak sesuai ketentuan. RDP dengan Dinas Pendidikan akan kami lakukan segera setelah data yang kami miliki cukup,” tutupnya.

Berita Terkait

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua
Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:05 WIB

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:28 WIB

Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:42 WIB

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua

Jumat, 24 April 2026 - 19:06 WIB

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Berita Terbaru

Opini

Ryacudu

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:45 WIB

Opini

Peringatan untuk Nanik S. Deyang: Jangan Diulangi

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:22 WIB

Opini

Anak-Anak Muda Statistik

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:34 WIB

Pemerintahan

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Kamis, 4 Jun 2026 - 07:29 WIB