Rycko Menoza Dukung Gagasan Presiden Prabowo Terkait Perubahan Sistem Pilkada

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI dari Komisi VII, Fraksi Partai Golkar, Rycko Menoza. Foto: Ist

Anggota DPR RI dari Komisi VII, Fraksi Partai Golkar, Rycko Menoza. Foto: Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Anggota DPR RI dari Komisi VII, Fraksi Partai Golkar, Rycko Menoza, memberikan apresiasi terhadap gagasan Presiden RI Prabowo Subianto terkait perubahan sistem pilkada.

Ia menilai pilkada langsung memerlukan biaya yang sangat besar, baik bagi negara maupun para tokoh politik.

Saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Partai Golkar di Sentul, Jawa Barat, Kamis (12/22) malam, Rycko menyampaikan pandangannya.

“Saya mengapresiasi dan sepakat dengan pernyataan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Biaya politik saat ini semakin tinggi dan cenderung materialistis, yang pada akhirnya juga memengaruhi masyarakat,” ujar Rycko.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 6.000 orang, termasuk kader-kader Golkar dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

Sejumlah tokoh politik juga hadir, seperti Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta tokoh senior Golkar Agung Laksono dan Jusuf Kalla.

Baca Juga :  Golkar Dukung Mirza dan Jihan di Pilgub Lampung, Bukan Arinal Djunaidi

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengusulkan perubahan sistem politik di Indonesia, khususnya dalam pemilihan kepala daerah.

Ia menyarankan agar gubernur, wali kota, dan bupati dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bukan melalui pilkada langsung.

“Ketua Umum Partai Golkar menyampaikan perlunya perbaikan sistem partai politik. Mari kita bersama-sama berpikir, terutama dengan kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Mbak Puan dan kawan-kawan dari partai lain,” ungkap Prabowo.

Rycko menilai usulan ini dapat mengurangi praktik politik transaksional yang semakin marak.

Ia menyebutkan banyak calon kepala daerah yang menawarkan imbalan finansial untuk mendapatkan suara dari pemilih.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Lampung Kukuhkan Pengurus MPAL Periode 2025-2029, Wujudkan Sinergi Adat dan Pembangunan

Hal ini telah menciptakan pola pikir di masyarakat bahwa suara mereka layak dihargai dengan imbalan uang.

“Istilah seperti ‘nomer piro wani piro’ (nomor berapa, bayar berapa) dan serangan fajar menjadi hal lumrah di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pemilih lebih memprioritaskan keuntungan finansial dibandingkan kualitas dan kapabilitas calon,” ujar Rycko.

Ia juga menambahkan, praktik politik transaksional berpotensi menciptakan kepala daerah yang rentan terhadap korupsi karena mereka akan mencari cara untuk mengembalikan modal besar yang telah dikeluarkan selama kampanye.

“Sistem demokrasi kita saat ini tidak dalam kondisi baik. Jika gagasan Presiden Prabowo terealisasi, kita dapat melahirkan kepala daerah yang berintegritas dan kapabel, serta mengurangi potensi korupsi di lingkungan pemerintahan,” tandas Rycko.

Berita Terkait

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:59 WIB

Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik

Berita Terbaru

Humaniora

Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:51 WIB

Pemerintahan

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

Peristiwa

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:18 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com