Badko HMI Sumbagsel Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Mafia Impor Gula

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Badan Koordinasi Sumatera Bagian Selatan Desak Kejagung usut Tuntas Impor Gula di era Presiden Joko Widodo. Dok: Picsart berandalappung.com

HMI Badan Koordinasi Sumatera Bagian Selatan Desak Kejagung usut Tuntas Impor Gula di era Presiden Joko Widodo. Dok: Picsart berandalappung.com

Lampung (berandalappung.com) – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas dugaan praktik mafia dalam impor gula di Indonesia.

Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel, Tommy Perdana, menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi impor gula harus diusut tanpa tebang pilih.

Tommy menyatakan bahwa langkah ini perlu dilakukan secara menyeluruh jika pemerintah benar-benar berkomitmen untuk memberantas mafia impor gula.

“Ia berharap Kejagung memeriksa seluruh kemungkinan korupsi yang terjadi selama proses impor gula yang telah berlangsung sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Selama pemerintahan Jokowi, setiap Menteri Perdagangan melakukan impor gula, dan ini harus diusut,” kata Tommy, saat memeberikan keterangan kepada media berandalappung.com Kamis, (31/10/2024).

Baca Juga :  KPU Lampung Coklit Pilkada 2024, Sasar Tokoh Masyarakat

Dalam catatan Badko HMI Sumbagsel, impor gula mengalami peningkatan yang signifikan di setiap periode kepemimpinan Menteri Perdagangan dalam pemerintahan Jokowi:

1. Thomas Lembong (2015-2016) mencatat impor gula sekitar 5 juta ton.

2. Enggartiasto Lukita (2016-2019) mengimpor gula sekitar 15 juta ton.

3. Agus Suparmanto (2019-2020) melakukan impor sekitar 9,5 juta ton.

4. Muhammad Luthfi (2020-2022) mencatat impor sekitar 13 juta ton.

5. Zulkifli Hasan (2022-2024) mengimpor gula sekitar 18 juta ton.

Menurut Tommy, angka impor yang terus meningkat ini menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada praktik korupsi yang melibatkan mafia gula.

Baca Juga :  Tarik Ulur Pelantikan Kepala Daerah, Menanti Putusan MK dan Kepastian Keserentakan

Ia menduga bahwa mafia ini adalah kelompok pemilik modal besar yang mendanai kegiatan impor tersebut, sementara perusahaan importir yang terlibat hanya berperan sebagai pihak peminjam bendera.

Tommy juga menyoroti panggilan terhadap Muhammad Luthfi, yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 2020-2022, terkait kasus ini.

Namun, menurutnya, informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan tersebut masih belum terdengar.

“Harapan kami, ini bukan sekadar gimik, melainkan niat serius dari Kejagung untuk membongkar mafia impor gula hingga ke akar-akarnya,” ujar Tommy menutup pernyataannya.

Badko HMI Sumbagsel berharap langkah ini dapat menjadi awal pemberantasan mafia impor yang selama ini dianggap merugikan negara dan masyarakat.

Berita Terkait

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Laskar Lampung “Gugat” Ketegasan Kapolda Tambang Ilegal, Dari Lubang Tanah ke Jejak Uang
Warga Jati Agung Laporkan Pencurian Motor di Parkiran Alfamart ke Polsek Tanjung Senang
DPRD Bandar Lampung Minta Dinkes Kota Periksa Terkait Dugaan Meninggal Dunia Pasen di RSIA Puri Betik Hati
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58 WIB

“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”

Senin, 6 April 2026 - 08:00 WIB

Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Berita Terbaru