Pasokan Air PDAM Way Rilau Mati Selama 2 Minggu, Warga Bumi Waras Mengeluh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras mengeluhkan matinya pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Bandar Lampung selama dua minggu terakhir. Foto : Ist

Warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras mengeluhkan matinya pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Bandar Lampung selama dua minggu terakhir. Foto : Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras mengeluhkan matinya pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Bandar Lampung selama dua minggu terakhir.

Gangguan ini telah menyebabkan berbagai kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak.

Menurut salah satu warga, Andi (45), air PAM mulai berhenti mengalir sejak dua minggu lalu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak terkait.

“Kami sangat terganggu dengan kondisi ini. Air adalah kebutuhan dasar, dan kami tidak bisa menjalankan aktivitas rumah tangga dengan normal,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Yeni (38), yang mengatakan bahwa anak-anaknya harus beradaptasi dengan menggunakan air yang terbatas.

Baca Juga :  KPU Lampung Coklit Pilkada 2024, Sasar Tokoh Masyarakat

“Kami terpaksa membeli air galon setiap hari untuk keperluan minum dan memasak. Ini sangat memberatkan ekonomi keluarga,” ujar Yeni.

“Ada juga yang menumpang di rumah warga yang mengunakan sumur bor untuk keperluan mandi dan lain sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, padahal kami setiap bulan kami membayar tidak pernah telat, tetapi air kami mati tidak ada tindakan dari pihak PDAM Bandar Lampung.

“Semoga dari pihak PDAM segera menindaklanjuti matinya aliran air,karena kami sangat terganggu dalam aktivitas sehari-hari yang menggunakan air dari aliran PDAM Bandar Lampung Way Rilau,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas PDAM Way Rilau Bandar Lampung, Apriyansyah Gunawan mengatakan, kami sedang lakukan perbaikan.

Baca Juga :  Sebanyak 133 Orang Ikuti Seleksi Calon Anggota KPU Lampung

“Diantaranya di daerah Suka Raja Bumi Waras, Jln Talang Teluk Betung SelatanSelatan,” kata Gunawan.

Kami sudah memberikan bantuan air kepada Masyarakat yang terkendala perbaikan pipa yang bocor.

“Karena selama dua minggu ini terjadi kebocoran,” singkatnya.

Kemudian di akun Instagram @perumda.am_wayrilau menyampaikan pemberitahuan Sehubungan sedang dilakukan perbaikan pipa dia 200 di Jln Basuki Rahmat Pada Hari ini Kamis 8 Agustus 2024 Pukul 07.00 WIB Untuk Sementara Aliran Air dimatikan.

Daerah terdampak di Kecamatan Teluk Betung Timur, Teluk Betung Barat, Teluk Betung Selatan, Bumi Waras dan Panjang.

Terimakasih atas perhatiannya, Mohon Maaf Atas ketidaknyamanannya.

Berita Terkait

Api Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Akses Bromo dari Malang dan Lumajang Ditutup
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli
HPN dan Porwanas 2027 Jadi Momentum Kebangkitan Pers, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah
Peringatan 1 Muharam 1448 H di Pendopo Agung Nuswantoro Berlangsung Khidmat
Selamat, Tiga Hari Lagi DR Budiyono Nahkodai Hijau-Hitam di Provinsi Lampung
Berita ini 411 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Api Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Akses Bromo dari Malang dan Lumajang Ditutup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58 WIB

“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli

Berita Terbaru