Pilkada Serentak 2024, Tantangan dan Harapan di Tengah Dinamika Politik Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Formateur Badko HMI Sumbagsel Tommy Perdana Putra. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Formateur Badko HMI Sumbagsel Tommy Perdana Putra. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Sepanjang tahun 2024 Indonesia akan dihadapkan dengan situasi politik yang menarik, di awal tahun kita sudah dihadapkan dengan gelaran pesta demokrasi secara serentak baik Pemilihan Umum.

Baik Presiden dan Wakil Presiden maupun Pemilihan Umum Legislatif DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang sukses digelar dengan segala dinamika politik yang terjadi didalamnya dan telah menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat dari kontestasi tersebut.

Formateur Badko HMI Sumbagsel Tommy Perdana Putra mengatakan, setelah gelaran pemilu pada 14 Februari 2024 silam, kita langsung melihat beberapa sosok dan tokoh yang mulai mencari simpati publik untuk mendapatkan dukungan dan perhatian dari masyarakat maupun partai politik.

“Para tokoh tersebut gencar melakukan kegiatan di tengah masyarakat dan branding diri melalui baliho-baliho yang terdapat di jalan-jalan protokol demi meningkatkan elektabilatasnya, konsolidasi pun dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi dari partai politik sebagai perahu agar para bakal calon kepala daerah tersebut dapat berlayar,” ujar Tomy kepada media berandalapping.com Rabu, (24/7/2024).

Baca Juga :  Bawaslu Lampung Standby di Jakarta, Sengketa Cakada Memasuki Tahapan Pemeriksaan

Lebih lanjut Tommy mengatakan, bukan hanya partai politik yang memiliki peran penting pada momentum pilkada serentak 2024 ini, masyarakat juga memiliki peran yang cukup fundamental dalam menentukan kepala daerah.

“Karena pada dasarnya masyarakat merupakan penentu pada pemilihan kepala daerah, maka para bakal calon kepala daerah harus melihat permasalahan yang ada di masyarakat dan mendengarkan langsung aspirasi yang ada di masyarakat,” urai Tommy.

Baca Juga :  Besok, MK Putuskan Sengketa Pilkada di 5 Daerah Lampung

Oleh karena itu, permasalahan yang ada tidak jauh-jauh dari Keterbukaan lapangan pekerjaan yang dinilai masih sangat sempit, serta tidak meratanya tingkat pendidikan yang ada di masyarakat.

“Calon kepala daerah harus memberikan solusi dari permasalahan yang ada dengan membuat terobosan yang dinilai dapat memecahkan kebuntuan tersebut,” tambah Tommy.

Pemerataan pendidikan secara komprehensif dan membuka peluang kerja secara luas maupun mendorong serta membantu masyarakat untuk melakukan kemandirian ekonomi merupakan langkah yang dinilai bisa mengentaskan permasalahan yang ada di masyarakat.

Tommy juga berharap agar para calon kepala daerah hendaknya lebih mengedepankan kepentingan masyarakat untuk mewujudkan persatuan dan menghindari perpecahan akibat dampak dari pilkada serentak 2024.

Berita Terkait

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:45 WIB

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB

Pendidikan

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:13 WIB