Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

berandalappung.com— Raja Basa, limbah kulit buah dan sayuran dapur rumah tangga kerap berakhir begitu saja di tempat pembuangan sampah. Di tangan kelompok mahasiswa Universitas Malahayati Bandar Lampung, limbah organik tersebut disulap menjadi produk pembersih rumah tangga yang berdaya guna.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program edukasi dan pelatihan pembuatan sabun pembersih lantai berbasis eco-enzyme yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pengabdian pada Masyarakat (KKL PPM) Kelompok 91 di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Baca Juga :  Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kegiatan yang menyasar kelompok ibu-ibu Dasawisma RT 08 dan RT 09 RW 002 Tejo Agung ini dirancang untuk menekan volume sampah organik dari level domestik sekaligus mengenalkan prinsip pengelolaan limbah berkelanjutan.

Eco-enzyme merupakan cairan pembersih serbaguna yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik seperti sisa kulit buah dan sayuran dengan campuran gula dan air. Proses fermentasi ini memicu pelepasan senyawa aktif yang efektif mengurai kotoran sekaligus memiliki sifat anti-bakteri.

Para mahasiswa mengawali sesi dengan pemaparan teoritis terkait konsep dasar, manfaat lingkungan, hingga kalkulasi takaran fermentasi. Setelah pemahaman dasar terbentuk, kegiatan dilanjutkan dengan alur praktik pembuatan sabun pembersih lantai secara mandiri.

Baca Juga :  BEM Unila: Pemerintah Pangkas Anggaran, Ribuan Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Mahasiswa memandu peserta tahap demi tahap, mulai dari persiapan bahan baku, teknik pencampuran larutan eco-enzyme dengan formula pembersih, hingga proses pengemasan akhir. Di penghujung acara, setiap peserta membawa pulang sampel produk sabun eco-enzyme siap pakai sebagai rujukan mandiri.

Lewat pelatihan ini, warga diharapkan tak sekadar paham teori pengelolaan sampah, namun mampu memproduksi kebutuhan pembersih rumah tangga secara mandiri dari bahan-bahan yang sebelumnya dianggap tak bernilai.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika
Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
HMPS Ilmu Pemerintahan UM Lampung Belajar Partisipasi Pemilih di KPU Kota Bandar Lampung
Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!
BEM FEB Unila Gelar Diskusi Terbuka Bahas Indonesia Emas 2045, Transisi Energi hingga Makan Bergizi Gratis
Gelar Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Lampung Gaungkan 8 Tuntutan Rakyat
Di Balik Ritual Qurban HMI Bandar Lampung: Ikhtiar Merawat Khittah di Tengah Pragmatisme Zaman
KAMMI Lampung dan PMKRI Lampung Tegaskan Pernyataan Sikap Cipayung Plus dan Komitmen Gerakan Hari Buruh ‎
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:02 WIB

Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:30 WIB

HMPS Ilmu Pemerintahan UM Lampung Belajar Partisipasi Pemilih di KPU Kota Bandar Lampung

Senin, 29 Juni 2026 - 21:20 WIB

Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!

Berita Terbaru