Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

berandalappung.com— Raja Basa, di tengah gempuran algoritma media sosial dan banjir informasi yang sering kali mengaburkan fakta, kredibilitas menjadi benteng terakhir bagi dunia pers.

Tanpa profesionalisme dan integritas, media massa tak ubahnya seperti riak kecil di tengah lautan hoaks. Keresahan inilah yang melatari pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-38 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Kamis, 9 Juli 2026.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang penguatan kapasitas jurnalis bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi strategis untuk menjaga kualitas demokrasi.

“Pers yang kuat akan melahirkan mekanisme check and balances yang sehat.

Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang membungkam kritik, melainkan yang mampu merespons kritik dengan solusi,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo.

Ganjar hadir membacakan amanat tertulis dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Tantangan Algoritma dan Sertifikasi
Bagi Pemprov Lampung, tantangan terbesar jurnalisme hari ini adalah kecepatan yang sering kali mengorbankan akurasi.

Baca Juga :  Radityo Egi Gebrak Pasar dan Manyapa Masyarakat Natar

Di era disrupsi digital, batas antara produk jurnalistik dan konten media sosial kian kabur. Oleh karena itu, sertifikat kelulusan UKW dinilai belum cukup jika tidak dibarengi dengan konsistensi di lapangan.

“Yang paling berkepentingan menjaga marwah profesi adalah wartawan itu sendiri,” kata Ganjar tegas. Menurutnya, pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator untuk mendukung ekosistem pers yang sehat.

Selebihnya, integritas yang merupakan akumulasi moralitas, profesionalisme, dan adab berada di tangan masing-masing jurnalis.

Komitmen di Tengah Efisiensi
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyoroti pentingnya etika dan adab jurnalis saat berhadapan dengan publik.

Menurut Wira, menulis berita adalah perkara teknis yang bisa dipelajari siapapun, namun menjalankan profesi berdasarkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) membutuhkan komitmen mendalam.

Wira juga memberikan catatan khusus mengenai pelaksanaan UKW kali ini. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah yang ketat, Pemprov Lampung masih berkomitmen mengalokasikan dukungan.

“Dukungan ini krusial, karena membuat pelaksanaan UKW Angkatan ke-38 bisa berjalan tanpa membebani finansial para peserta,” ujarnya.

Baca Juga :  Jihan Nurlela Ajak Relawan Ciptakan Kampanye Damai dan Hindari Keributan

Bukan Sekadar Formalitas
Nada serupa datang dari Jakarta. Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia sekaligus Penguji Lembaga UKW PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, mengingatkan para peserta bahwa UKW bukanlah ajang bagi-bagi sertifikat.

Menurut wartawan senior ini, uji kompetensi adalah instrumen untuk mengukur kesadaran hukum dan etika pers seorang jurnalis.

Karena bekerja untuk kepentingan publik, maka keberpihakan pers harus mutlak pada kebenaran dan masyarakat.

“Lampung termasuk salah satu daerah yang paling konsisten dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi. Ini sinyal positif bagi masa depan jurnalisme di daerah,” kata Marah Sakti.

Melalui ujian kompetensi yang berlangsung hingga Jumat, 10 Juli 2026 ini, publik Lampung menanti lahirnya generasi baru jurnalis yang tidak hanya lihai merangkai kata, tetapi juga berani berdiri tegak menjaga transparansi dan independensi di Bumi Ruwa Jurai.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua
Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:22 WIB

Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:05 WIB

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:28 WIB

Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:42 WIB

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua

Jumat, 24 April 2026 - 19:06 WIB

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru

Politik

Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

Kamis, 9 Jul 2026 - 16:22 WIB