Unila Melarang Diskusi Rocky Gerung, BPW PBHI : Pembungkaman Terhadap Ruang Dialektika

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 September 2023 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG – Ketua Bidang Kebijakan Publik Badan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Bantuan Hukum dan Ham Indonesia (PBHI) Lampung, Tommy Perdana Putra, S.H.,M.H. menyesalkan pelarangan oleh pihak kampus dalam hal ini pihak Universitas Lampung dalam kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB).

 

Diskusi publik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) yang mengangkat tema “Menatap Indonesia Maju: Tantangan Masa Depan Global dan Middle-Income Trap” itu mengundang pengamat politik Rocky Gerung. Dan kegiatan ini semula akan diselenggarakan di auditorium Pascasarjana FEB Unila.

 

Namun, pasca adanya penolakan pihak kampus yang diduga disebabkan kehadiran Rocky Gerung, tempat diskusi akhirnya terpaksa bergeser ke Gedung Serba Guna (GSG) Pahoman, Bandarlampung, Kamis (14/9/20).

Baca Juga :  Kelola 365 Madrasah, Kemenag Lampung Tengah Didorong Tampil Lebih Unggul

 

Tommy mengungkapkan kampus merupakan tempat yang ideal dalam menawarkan gagasan intelektual dan juga ruang berkebebasan berpendapat.

 

Menurutnya kampus merupakan tempat mengasah cakrawala berfikir dan menyajikan pemikiran yang kritis.

 

“Bila ada pihak yang tidak setuju dengan pemikiran-pemikiran Rocky Gerung, maka langkah paling tepat untuk menguji secara bebas dalam forum-forum intelektual. Tugas kampus adalah memfasilitasi kegiatan tersebut, bukan malah melarang diskusi,” ungkap Tommy.

 

Tommy menegaskan pelarangan diskusi dengan alasan akan mengganggu kondusivitas kampus seharusnya tidak terjadi.

 

Ia menilai pembatasan yang dilakukan pihak kampus dalam kebebasan berbicara dan mengintervensi kegiatan yang digelar oleh mahasiswa di ruang-ruang akademik harus dihentikan.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat, Saat Reses Kedua Mustika Bahrum

 

“Menurut saya tema yang diangkat dalam diskusi tersebut merupakan tema yang bagus dan sama sekali bukan hal yang sensitif ataupun dapat memicu kegaduhan. Dengan berbagai latar belakang pembicara yang beragam, diskusi seperti ini justru akan membuka wawasan mahasiswa untuk melihat berbagai persoalan di masyarakat,” ucapnya.

 

Pelarangan dalam diskusi ini adalah hal yang bertentangan dengan spirit akademik.
Ia berharap pelarangan seperti ini tidak terjadi lagi di kegiatan-kegiatan lain. Ia sangat mendukung semangat mahasiswa membuka ruang diskusi sebagai bentuk kebebasan berpendapat di Indonesia.

Berita Terkait

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Kadis Kominfo Paparkan Program Seribu Wajah kepada Sekjen Kemendagri di Bandar Lampung Expo 2026
Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026
Membara di Lampung Timur: Rakyat Delapan Desa Melawan Mafia Tanah dan Bayang-Bayang Militeristik
Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring
PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke untuk Porwanas 2027
Bukan Cuma Urusan Ibu: Menakar Gerakan Ayah Mengantar Anak di Lampung Utara
Universitas Teknokrat Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:39 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:01 WIB

Kadis Kominfo Paparkan Program Seribu Wajah kepada Sekjen Kemendagri di Bandar Lampung Expo 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:52 WIB

Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:15 WIB

Membara di Lampung Timur: Rakyat Delapan Desa Melawan Mafia Tanah dan Bayang-Bayang Militeristik

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring

Berita Terbaru