Study Tour PGRI Berujung Duka, DPRD Panggil Disdik dan PGRI

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kota Bandar Lampung bereaksi tegas atas meninggalnya seorang tenaga pendidik dalam kegiatan perjalanan rombongan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung. Peristiwa duka ini dinilai tidak bisa dipandang sebagai musibah biasa, melainkan harus dikaji dari sisi tanggung jawab, keselamatan, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhumah. Namun di saat yang sama, ia menegaskan bahwa DPRD tidak akan berhenti pada ungkapan empati semata.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi IV DPRD memastikan akan segera memanggil Dinas Pendidikan serta Ketua PGRI Kota Bandar Lampung untuk meminta penjelasan resmi terkait kronologi, perizinan, serta standar keselamatan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Dukung Hilirisasi Kakao Berbasis Agroforestry

“Ini menyangkut nyawa tenaga pendidik. Maka DPRD memandang peristiwa ini sangat serius dan perlu kejelasan menyeluruh, baik dari aspek kebijakan maupun pelaksanaannya di lapangan,” tegas Asroni, Jumat (16/1).

Ia menekankan, pemanggilan tersebut bertujuan memastikan seluruh kegiatan yang melibatkan guru berjalan sesuai aturan, tidak melanggar kebijakan pemerintah, dan mengutamakan keselamatan peserta. Hasil klarifikasi itu nantinya akan menjadi dasar DPRD dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan rekomendasi atau evaluasi kebijakan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Tegaskan Negara Hadir Jaga Keamanan Malam Tahun Baru

DPRD juga menegaskan tidak akan bersikap pasif dalam kasus ini. Keselamatan tenaga pendidik, menurut Asroni, harus menjadi prioritas mutlak dalam setiap agenda resmi maupun nonresmi yang difasilitasi lembaga atau organisasi pendidikan.

Di sisi lain, DPRD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil klarifikasi resmi. Asroni meminta publik menghormati suasana duka serta memberikan ruang bagi keluarga almarhumah untuk berduka dengan tenang.

“Kita jaga kondusivitas, hormati keluarga korban, dan biarkan proses klarifikasi berjalan secara objektif dan transparan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung
Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hadiri Launching Aplikasi Centurion-21
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Wisuda Purna Bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Hadiri Gelar Wicara Guru Besar FKIP Unila Dies Natalis ke-58
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:34 WIB

Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:00 WIB

“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:42 WIB

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:20 WIB

Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:04 WIB

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hadiri Launching Aplikasi Centurion-21

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 08:24 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com