Hotel Serangga dan Refugia Jadi Solusi Ekologis Pengendalian Hama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotel Serangga dan Refugia Jadi Solusi Ekologis Pengendalian Hama di Desa Rejo Asri, Seputih Raman, Lampung Tengah.


berandalappung.com— Kedaton, Tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di
PP Gapsera Sejahtera Mandiri Desa Rejo Asri, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, sejak 15 Juli hingga 9 September 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Hotel Serangga sebagai Solusi Ekologis untuk Pengendalian Hama secara Alami di Lahan Pertanian”.

Program ini berfokus pada edukasi dan praktik langsung bersama petani anggota PP Gapsera Sejahtera Mandiri, kelompok tani yang konsisten mengembangkan pertanian ramah lingkungan berbasis organik.

Melalui kegiatan ini, petani diperkenalkan dengan konsep refugia dan hotel serangga sebagai upaya konservasi musuh alami dan penyerbuk di lahan pertanian.

Ketua tim pengabdian, Selvi Helina, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa hotel serangga merupakan habitat buatan dari bahan sederhana seperti bambu, ranting, jerami, dan kayu berlubang, yang berfungsi sebagai tempat berlindung, bersarang, dan berkembang biak bagi serangga bermanfaat.

Baca Juga :  SMAN 1 Kedondong Buka Puasa Bersama dan Laksanakan Pesantren Kilat

“Kehadiran hotel serangga dapat meningkatkan populasi serangga penyerbuk seperti lebah soliter dan kupu-kupu, sekaligus memperkuat peran predator alami seperti kepik dan lacewing dalam mengendalikan hama,” ungkapnya.

Selama lebih dari satu bulan pelaksanaan, kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik pembuatan hotel serangga yang kemudian dipasang di beberapa titik lahan pertanian petani mitra.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para petani yang aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka juga mendapatkan keterampilan praktis dalam merancang dan merawat hotel serangga, sekaligus memahami pentingnya mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sintetis.

Baca Juga :  Ketua PFI Lampung Kutuk Keras Penganiayaan Jurnalis di Area PT PMM Bangka

Ketua PP Gapsera, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, pemanfaatan refugia dan hotel serangga tidak hanya membantu menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga sejalan dengan visi kelompok tani dalam menghasilkan produk beras sehat yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini memberikan manfaat ganda, yaitu ekologis dengan mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, ekonomis melalui peningkatan produktivitas pertanian tanpa biaya pestisida berlebih, serta edukatif dalam meningkatkan kesadaran dan kemandirian petani.

Ke depan, tim pengabdian berharap inovasi sederhana ini dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah pertanian lainnya di Lampung maupun daerah lain di Indonesia.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri
Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT
Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Ketua Kwarda Lampung Lantik Rektor UIN Raden Intan Jadi Kamabigus
Tulang Bawang Ukir Sejarah, Hibahkan Lahan 19,17 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:34 WIB

Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri

Selasa, 15 September 2026 - 06:40 WIB

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Kamis, 10 September 2026 - 13:13 WIB

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB