Jembatan Unik Haji Endang Di Karawang Di Buat Dari Perahu.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

berandalappung.com— Pernah dengar Jembatan Haji Endang di Karawang? Dibangun pakai perahu ponton, bisa menghasilkan Rp 25 juta per hari!!

Tahun 2010, seorang tokoh masyarakat datang ke pengusaha bernama Muhammad Endang Junaedi (akrab dipanggil Haji Endang), meminta tolong agar dibuatkan jembatan.

Jembatan ini menghubungkan Desa Anggadita (Kecamatan Klari) dan Desa Parungmulya (Kecamatan Ciampel), Karawang. Masalahnya? Sungai Citarum memisahkan dua desa ini, dan aksesnya dulu sangat sulit.

Haji Endang menyanggupi. Tapi jembatannya unik, terbuat dari 11 perahu ponton besi yang dirangkai, lalu diberi alas agar bisa dilintasi kendaraan. Mirip jembatan terapung, tapi kuat dan stabil!

Baca Juga :  Pagelaran Seni dan Bela Diri Meriahkan Pembukaan TMMD ke-124 Kodim 0422/Lampung Barat

Total biaya pembangunan?
Rp 5 miliar. Haji Endang rela meminjam ke bank dan membangun bertahap demi membantu masyarakat sekitar.

Awalnya banyak yang meremehkan. Tapi siapa sangka, jembatan ini sekarang dilintasi lebih dari 10.000 kendaraan per hari dengan tarif Rp 2.000. Omzet? Sekitar Rp 25 juta/hari.

Tahun 2014, jembatan ini pernah karam karena masih pakai perahu kayu. Tapi Haji Endang tidak menyerah—semua diganti dengan ponton besi yang lebih aman dan tahan lama.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Apresiasi Wisata Olahraga Tour of Kemala Lampung

Saking suksesnya, Haji Endang pernah menghadiahkan istrinya sebuah Pajero Sport dari uang koin yang ia kumpulkan 4 bulan dari hasil jembatan—total Rp 133 juta!

Kini, Jembatan Haji Endang bukan cuma sarana vital bagi warga, tapi juga simbol kegigihan, solusi kreatif, dan inspirasi nyata dari seorang pengusaha lokal.

Dari jembatan kayu hingga ponton besi, dari nol hingga miliaran omzet—kisah Haji Endang membuktikan:

Niat baik, aksi nyata, dan kerja keras bisa mengubah segalanya.

Editor : Alex Jefri

Berita Terkait

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
LAMPUNG: Mengenal Tim Alfa TNI yang Terjun ke Way Kambas?
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Proyek Raksasa Puluhan Miliar Mengalir di Pringsewu: Dari Ruang Cathlab Hingga Jalan, Siapa Saja Pemenangnya?
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:05 WIB

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru

Olahraga

Ikhtiar PBSI Lampung Mencetak Juara Dunia Baru

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:26 WIB

Nasional

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:07 WIB