Rosim Nyerupa Minta Kapolres dan Dandim Way Kanan Di Ganti

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

berandalappung.comRosim Nyerupa Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung, mendesak agar Kapolri dan Panglima TNI mengevaluasi Kapolres dan Dandim Way Kanan setelah insiden tewasnya tiga anggota Polri saat menjalankan tugas.

Insiden tersebut terjadi saat Kepolisian setempat melakukan penggerebekan judi sabung ayam yang diduga kuat melibatkan oknum anggota TNI didesa Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Rosim mengungkapkan bahwa kejadian ini mencerminkan adanya pembiaran terhadap praktik perjudian sabung ayam yang telah berlangsung selama empat tahun di wilayah tersebut, yang dikenal dengan nama “Letter S.” Ia menilai, Pimpinan kepolisian maupun TNI kabupaten setempat telah gagal melakukan pengawasan yang memadai terhadap kegiatan ilegal ini.

“Polri memiliki Bhabinkamtibmas yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam mencegah dan memberantas masalah perjudian di masyarakat desa. Mereka memiliki peran penting dalam mengidentifikasi dan melaporkan aktivitas yang mencurigakan, termasuk perjudian. Pasti Bhabinkamtibmas sudah mengetahui dan melaporkan hal ini kepada atasannya,” ujar Rosim.

Baca Juga :  Karang Taruna Provinsi Lampung Melaksanakan Rakor BBKT Tahun 2023, Dendi : Jangan Hanya Seremoni

Selain itu, Rosim juga menyoroti peran Intelijen Polri yang memiliki tugas untuk melakukan penyelidikan dan pengamanan. Ia meyakini bahwa Intelijen Polres Way Kanan seharusnya sudah mengetahui adanya praktik perjudian tersebut yang dilaporkan dengan Kapolres. Ia juga menekankan bahwa TNI memiliki Bhabinsa yang seharusnya menjadi mata dan telinga bagi aparat keamanan di tingkat masyarakat.

“Jika lokasi sabung ayam tersebut diduga melibatkan atau dilindungi oleh oknum aparat, mengapa Kapolres setempat tidak melakukan pendekatan dengan Dandim Way Kanan ?. Harusnya mereka bisa duduk bersama dan menyelesaikan masalah ini. Bahkan, Kapolres bisa melaporkan hal ini kepada Kapolda Lampung jika tidak bisa ditangani, Kan Kapolda bisa saja koordinasi dengan Danrem. Barang mustahil Kapolres Way Kanan tidak mengetahui adanya judi Sabung Ayam tersebut.” tambahnya.

Rosim menegaskan bahwa koordinasi antar pimpinan TNI dan Polri di tingkat kabupaten seharusnya lebih baik. Ia percaya bahwa jika koordinasi berjalan lancar, insiden yang merenggut nyawa petugas tersebut bisa saja dicegah.

Baca Juga :  Rekam Jejak Welly Adiwantra Calon Sekda Lampung Tengah, Namanya Pernah Terseret Dalam Skandal Rekrutmen Honorer Fiktif di Kota Metro

“Koordinasi antar pimpinan sangat penting. Tidak cukup hanya mengandalkan petugas di garis terdepan, Kapolres dan Dandim harus duduk bersama, menyatukan pemikiran, dan mengambil kebijakan untuk memberantas oknum-oknum yang melindungi kegiatan perjudian di wilayah mereka,” tegas Rosim.

Rosim juga mengingatkan bahwa dalam penanganan masalah ini, risiko pergerakan petugas harus dipertimbangkan dengan matang. Terlebih lagi jika ada oknum TNI yang terlibat, yang dapat memicu benturan antara aparat. Tapi sayang mereka lemah dan lalai.

“Oleh karena itu, Kota minta agar Kapolres dan Dandim Way Kanan diganti. Kami juga mempertanyakan ada apa kedua oknum tersebut belum ditetapkan jadi tersangka? Sedangkan barang bukti dan saksi ada yang melihat mereka yang menembak.” Tutup Rosim Nyerupa.

Editor : Hengki Padangratu

Berita Terkait

Jerat Manis “Kuota Polda” Berujung Bui tiga Tahun
LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi
Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka Perintangan Kasus CPO
Selamat, Kejaksaan Tinggi Lampung Raih Prestasi dari Komjak RI
Kasus Investasi Fiktif Rp 1,4 Miliar Jalan di Tempat,Korban Soroti Kinerja Polda Lampung
Kasus Sudah Setahun P-21, Chairul Anom Minta Polda Lampung Limpahkan Perkara Penguasaan Lahan PT. BMM Tersangka Pipi Ismail Bin Ahmad Glr Sutan Pengadilan Dkk ke Kejati
Dua Jurnalis Dihadang Dua Pria saat Liput Toko Emas JSR
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:12 WIB

Jerat Manis “Kuota Polda” Berujung Bui tiga Tahun

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:07 WIB

LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIB

Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka Perintangan Kasus CPO

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:19 WIB

Selamat, Kejaksaan Tinggi Lampung Raih Prestasi dari Komjak RI

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:21 WIB

Kasus Investasi Fiktif Rp 1,4 Miliar Jalan di Tempat,Korban Soroti Kinerja Polda Lampung

Berita Terbaru