Karyawan PT. Minggok Indonesia Tewas Tergiling Mesin, Aktivis Desak DPRD dan Aparat Bertindak

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis pemuda Lampung Tengah, Rosim Nyerupa. Dok: Ist

Aktivis pemuda Lampung Tengah, Rosim Nyerupa. Dok: Ist

Berandalappung.com – Tragedi kecelakaan kerja kembali terjadi di PT. Minggok Indonesia (MI), Seorang karyawan bernama Andriansyah tewas mengenaskan setelah tergiling mesin saat bekerja.

Insiden ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk aktivis pemuda Lampung Tengah, Rosim Nyerupa.

Rosim, yang juga anggota Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Lampung Tengah, menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian perusahaan dalam menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Ia menegaskan bahwa ini bukan kali pertama kecelakaan kerja terjadi di PT. MI.

Perusahaan Diduga Lalai
Dari hasil investigasi yang dilakukan di lapangan, Rosim menyebut bahwa ada indikasi kuat kelalaian perusahaan dalam menjamin keselamatan karyawan.

Hal ini diperkuat oleh pengakuan sejumlah pekerja serta kinerja tim K3 yang dinilai tidak serius dalam menjalankan tugasnya.

“Hasil investigasi kami menunjukkan adanya kelalaian perusahaan dalam penerapan K3. Tim K3 tidak menjalankan tugasnya dengan baik, seperti pengawasan kondisi mesin dan lingkungan kerja. Apalagi, ini adalah kejadian kedua di perusahaan tersebut. CCTV di lokasi bisa menjadi bukti kunci dalam mengungkap kelalaian ini,” ujar Rosim, alumnus FISIP Universitas Lampung Jumat, (14) 2/2025).

Baca Juga :  PMII Cabang Bandarlampung Segera Gelar Pelantikan

Ia pun mendesak Komisi IV DPRD Lampung Tengah agar segera memanggil pimpinan PT. MI untuk meminta pertanggungjawaban.

“Hak-hak karyawan dilindungi oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan. DPRD harus turun tangan,” tegasnya.

Pentingnya Penerapan K3
Rosim menambahkan, perusahaan seharusnya menerapkan standar K3 sejak awal rekrutmen karyawan.

Jika tim K3 bekerja maksimal dalam mengidentifikasi potensi bahaya, mengawasi kondisi kerja, serta melakukan pelatihan rutin, kecelakaan kerja dapat diminimalisir atau bahkan dicegah.

“Kecelakaan kerja memang tidak bisa diprediksi, tapi bisa dicegah. Pemerintah sudah mengatur penerapan K3 melalui PP Nomor 50 Tahun 2012. Tim K3 bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan kerja aman dan bebas risiko,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kata Rosim, Musa Ahmad Layak Lanjutkan Kepemimpinan Lampung Tengah 2 Periode

Ancaman Sanksi bagi Perusahaan

Rosim juga mengingatkan bahwa UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengatur sanksi bagi perusahaan yang lalai dalam menerapkan K3.

Ada dua jenis sanksi yang dapat diberikan, yaitu sanksi administratif dan pidana.

“Pemerintah bisa menghentikan produksi hingga mencabut izin perusahaan tanpa harus menunggu proses peradilan. Selain itu, pimpinan perusahaan dapat dikenakan sanksi pidana dengan ancaman kurungan hingga 4 tahun dan denda maksimal Rp 400 juta, sesuai dengan Pasal 35 ayat (2) dan (3) jo. Pasal 186 ayat (1) UU Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Atas dasar itu, Rosim dan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami mendesak aparat kepolisian untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Jika perusahaan terbukti lalai, harus ada konsekuensi hukum yang jelas, bahkan hingga pencabutan izin operasional,” tegasnya.

Berita Terkait

Kemarau Memanjang, Pemprov Lampung Ketuk Pintu Langit
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Sambut HUT ke-81 RI, Bundo Kanduang Lampung Hidupkan Tradisi Bajamba
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Api Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Akses Bromo dari Malang dan Lumajang Ditutup
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 600 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:23 WIB

Kemarau Memanjang, Pemprov Lampung Ketuk Pintu Langit

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Bundo Kanduang Lampung Hidupkan Tradisi Bajamba

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB