Ketua Umum PWI, Hendry Ch Bangun Kenang Salim Said Sebagai Tokoh Pers yang Serbabisa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh pers dan perfilman nasional sekaligus cendekiawan Salim Said. Dok : Ist

Tokoh pers dan perfilman nasional sekaligus cendekiawan Salim Said. Dok : Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menyatakan berduka atas wafatnya tokoh pers dan perfilman nasional sekaligus cendekiawan Salim Said di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada Sabtu malam 18 Mei 2024 pukul 19.33 WIB.

Menurutnya, Salim Said merupakan teladan bagi insan pers di tanah air sehingga wafatnya menjadi kehilangan besar bagi komunitas pers di Indonesia.

“PWI Pusat sangat berduka atas wafatnya Prof. Salim Said, seorang wartawan di Majalah Tempo yang belakangan lebih dikenal sebagai intelektual,”kata Hendry Ch Bangun seperti dikutip dari Antara.

“Kita kehilangan tokoh pers besar yang semakin jarang tampak padahal dunia pers membutuhkan keteladanan seperti Prof. Salim Said yang produktif dengan karya yang bermutu dan tidak pernah takut menyatakan kebenaran,”ucapnya. 

Baca Juga :  Bupati Dendi Ramadhona, Takziah Kerumah Ka. Kemenag Pesawaran

Dalam kesempatan yang sama, ia melanjutkan almarhum Salim Said juga menunjukkan bahwa wartawan dapat menjadi apa saja untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Salim Said semasa hidupnya juga pernah bertugas sebagai duta besar RI untuk Republik Ceko pada 2006–2010, kemudian menjadi anggota MPR RI pada 1998–1999.

Tidak hanya itu, Salim Said juga aktif mengajar di kampus-kampus ternama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Hendry menilai Indonesia punya dua tokoh pers yang serbabisa, yaitu Adam Malik yang jabatan tertingginya merupakan Wakil Presiden RI, dan Salim Said.

Baca Juga :  Qomaru Zaman Ditetapkan Sebagai Tersangka Pelanggaran Kampanye di Metro

“Prof. Salim Said menunjukkan bahwa wartawan dapat menjadi apa saja karena salah satu kuncinya terus belajar, otodidak maupun lewat jalur formal di kampus,”kata dia.

Salim Said mengembuskan napas terakhirnya di RSCM pada usia 80 tahun. Jasadnya, menurut sumber dari keluarga, bakal disemayamkan malam ini di rumah duka di Jalan Redaksi Nomor 149, Kompleks Wartawan PWI, Cipinang, Jakarta Timur.

Jasad almarhum, menurut sumber yang sama, rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Ahad siang 19 Mei 2024.

Berita Terkait

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Pasien Apresiasi Pelayanan IGD RS Urip Sumoharjo: Cepat, Ramah, dan Edukatif
RSUD Abdul Moeloek Tetapkan Jadwal Pelayanan Saat Libur Nasional dan Cuti Bersama Imlek 2026
Disepakati Dalam Acara Konkernas Menetapkan Provinsi Lampung Sebagai Tuan HPN Tahun 2027
Vaksinasi Dewasa Hadir di RSUD Abdul Moeloek
RSUD Abdul Moeloek–Jasa Raharja Bangun Sistem Respons Cepat Korban Kecelakaan
Proyek Drainase Plat Dekker di Jalan Pulau Sangiang Dinilai Tak Efektif Atasi Banjir
Lurah Gunung Terang Kota Bandar Lampung Tinjau Kos Mandala Wahyu, Tekankan Mitigasi Dini Masalah Hukum
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Senin, 16 Februari 2026 - 13:34 WIB

Pasien Apresiasi Pelayanan IGD RS Urip Sumoharjo: Cepat, Ramah, dan Edukatif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:15 WIB

Disepakati Dalam Acara Konkernas Menetapkan Provinsi Lampung Sebagai Tuan HPN Tahun 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:37 WIB

Vaksinasi Dewasa Hadir di RSUD Abdul Moeloek

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:19 WIB

RSUD Abdul Moeloek–Jasa Raharja Bangun Sistem Respons Cepat Korban Kecelakaan

Berita Terbaru