Efisiensi Anggaran dan Ujian Janji Politik bagi Kepala Daerah Baru

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen UML Lampung, Candrawansyah bersama Dekan UTB Lampung. Foto: Wildanhanafi

Dosen UML Lampung, Candrawansyah bersama Dekan UTB Lampung. Foto: Wildanhanafi

Berandalappung.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah menjadi tantangan besar bagi para kepala daerah yang akan dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansyah, menilai bahwa pemangkasan anggaran di hampir semua lembaga akan berdampak signifikan terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirancang sebelumnya.

“Para kepala daerah, baik gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang akan dilantik harus mampu menjalankan roda pemerintahan secara maksimal meskipun ada keterbatasan anggaran,” ujar Candrawansyah kepada media berandalappung.com (13/2/2025).

Baca Juga :  Batalkan Diskualifikasi Wahdi-Qomaru, Pengamat: KPU RI dan KPU Lampung Kurang Tegas 

Selain itu, janji politik yang telah disampaikan dalam visi, misi, dan program kerja akan menjadi perhatian serius masyarakat.

Jika janji-janji tersebut tidak terealisasi, dampaknya bisa sangat besar.

“Demonstrasi, kritik, dan penurunan citra publik akan menjadi konsekuensi bagi kepala daerah yang gagal memenuhi janji politik mereka,” tambahnya.

Pelantikan kepala daerah di Provinsi Lampung akan berlangsung serentak, kecuali untuk Kabupaten Pesawaran yang masih berproses di Mahkamah Konstitusi.

Dari kepala daerah yang akan dilantik, hanya dua petahana yang tidak bisa mencalonkan diri lagi pada periode berikutnya, yakni Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, karena telah menjabat dua periode.

Baca Juga :  Rendahnya Partisipasi Pemilih, Cerminan Lemahnya Kinerja KPU dan Bawaslu?

Sementara itu, kepala daerah lain yang masih berpeluang mencalonkan diri pada periode kedua tentu harus menjaga citra politik mereka di tengah kebijakan efisiensi ini.

“Mereka harus bisa memaksimalkan anggaran yang ada agar tetap dapat merealisasikan janji-janji politik serta mempertahankan kepercayaan publik,” tegas Candrawansyah.

“Dengan tantangan efisiensi anggaran dan ekspektasi tinggi dari masyarakat, kepemimpinan kepala daerah yang baru diharapkan mampu membawa Lampung menuju kemajuan yang lebih baik, semoga Lampung Jaya,” tandas Candrawansyah.

Berita Terkait

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung
Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah
Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua
Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:05 WIB

Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:28 WIB

Tim PH Arinal Djunaidi Minta Hakim Nyatakan Penahanan Tak Sah

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:42 WIB

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua

Jumat, 24 April 2026 - 19:06 WIB

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Berita Terbaru