Wahrul Sebut Kebijakan Harga Singkong PJ Gubernur Lampung Langkah Mundur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Anggota DPRD Lampung Fraksi Gerindra, Wahrul Fauzi Silalahi, mengkritik kebijakan Penjabat (PJ) Gubernur Lampung terkait penetapan harga singkong sebesar Rp900 per kilogram.

Wahrul menilai langkah tersebut tidak berpihak pada petani dan justru menjadi langkah mundur dalam mendukung kesejahteraan mereka.

“PJ Gubernur ini salah persepsi. Kebijakan yang diambil mengacu pada kesepakatan tahun 2021, saat bibit dan pupuk masih murah. Tapi sekarang kita sudah di penghujung 2024, hampir memasuki 2025. Kondisinya sudah jauh berbeda,” ujar Wahrul di kantornya, Senin (16/12/2024).

Wahrul menyebut bahwa kebijakan harga singkong saat ini tidak mencerminkan keberpihakan terhadap petani.

“Jangan dipikir kebijakan ini langkah maju. Justru ini langkah mundur yang tidak mendukung petani singkong. Harga Rp900 per kilogram itu sangat tidak memadai. Seharusnya harga minimal Rp3.000 per kilogram,” tegasnya.

Baca Juga :  Mirza-Jihan Berkomitmen Perkuat Pemberdayaan Desa Melalui BUMDes

Desakan untuk Rembuk Harga Baru

Wahrul mendesak PJ Gubernur Lampung untuk memanggil para petani, tengkulak, dan perusahaan singkong guna melakukan musyawarah terkait penentuan harga yang adil.

“Saya mengikuti kesepakatan tahun 2021 dan tahu bahwa banyak hal yang tidak clear antara tengkulak dan perusahaan. Hari ini, semua pihak harus duduk bersama, membahas harga singkong yang layak agar tidak menyakiti petani,” katanya.

Wahrul menilai langkah tersebut penting untuk memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang bermain dalam tata niaga singkong.

Sorotan pada Peran Tengkulak dan Perusahaan

Lebih lanjut, Wahrul juga menyinggung keberadaan pihak-pihak yang dianggap tidak mendukung kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Rektor Unila Lantik Pejabat Baru, Dorong Transformasi Kampus

“Jika masih ada oknum-oknum, termasuk tengkulak yang bermain, bahkan perusahaan seperti BW yang tidak berpihak pada petani, maka sebaiknya ditutup saja. Pihak kepolisian juga harus turun tangan mengawasi,” tegasnya.

Menurut Wahrul, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesejahteraan masyarakat.

“Kesejahteraan petani harus menjadi prioritas. Kita harus memperjuangkan harga singkong yang layak agar petani tidak terus dirugikan,” ujarnya.

Harapan untuk Kebijakan yang Lebih Berpihak

Wahrul berharap PJ Gubernur Lampung dapat merevisi kebijakan yang dianggapnya tidak berpihak kepada masyarakat, terutama petani singkong.

“Kami mendesak PJ Gubernur untuk mengevaluasi kembali kebijakan ini dan menaikkan harga singkong. Jangan sampai petani semakin terpuruk karena keputusan yang tidak memihak,” tandasnya.

Berita Terkait

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”
Ruby Chairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lampung Selatan
IJP Lampung Kunjungi Pikiran Rakyat: Belajar Strategi Bertahan Media Cetak di Era Digital
Cakra Surya Manggala Dukung Langkah Aktifis GERMASI, Desak Kejagung Tindak Tegas Dalang Perusakan TNBBS
80 Tahun PT KAI: Dari Rel Sejarah Menuju Transportasi Modern
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:34 WIB

Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:26 WIB

Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”

Senin, 8 Desember 2025 - 17:48 WIB

Ruby Chairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Berita Lainnya

PAN Mantapkan Langkah Politik di Bandar Lampung

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:28 WIB

Berita Lainnya

400 Jemaah Haji Lampung Utara Siap Berangkat

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:41 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com