Wagub Jihan Nurlela Ikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah MCP Tahun 2025 Oleh Ketua KPK-RI

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui Virtual Zoom di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Rabu (5/3/2025).

Acara ini juga diikuti Inspektur Provinsi Lampung Bayana, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Elvira Umihani dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Slamet Riadi.

Peluncuran Indikator IPKD MCP tahun 2025 ini sendiri dilakukan oleh Ketua KPK-RI Setyo Budiyanto dan diisi sejumlah narasumber terkait anti korupsi.

Baca Juga :  Yusirwan Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada Bandar Lampung

MCP digelar KPK melalui Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, dan merupakan implementasi pelaksanaan kolaborasi dan sinergi antara KPK, BPKP dan Kementerian Dalam Negeri dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah agar semakin baik dan berdampak positif untuk percepatan terwujudnya ekosistem pencegahan anti korupsi.

Indikator ini menjadi salah satu alat untuk mengukur efektivitas langkah-langkah pencegahan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendukung MCP KPK 2025, yaitu penetapan proyek strategis daerah, pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi, pendataan rencana aksi setiap area, koordinasi yang baik antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga :  Eva Dwiana - Deddy Amrullah Usung Visi Kota Bandar Lampung Sehat, Cerdas, dan Aman

Pemerintah daerah dirasa perlu menjadikan MCP sebagai alat utama dalam mengidentifikasi resiko korupsi serta meningkatkan transparansi tata kelola dan sistem pengawasan.

Dengan penerapan MCP yang optimal, daerah dapat memperoleh manfaat signifikan, seperti peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta memperkuat pengawasan internal.

Berita Terkait

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Opini

“Kartini yang Dirayakan, Pikiran yang Ditinggalkan”

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:43 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com