Wagub Jihan: Komitmen Penguatan Layanan Bayi Prematur Menuju Generasi Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta jajarannya agar memperhatikan setiap bayi prematur mendapat kesempatan terbaik untuk tumbuh kuat dan menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan Wagub Jihan pada peringatan Hari Prematuritas Sedunia 2025 di Aula Gedung Kebidanan RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung pada, Minggu (16/11/2025).

Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien bayi prematur, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari kita sama-sama memastikan setiap bayi prematur mendapat kesempatan terbaik untuk tumbuh kuat dan menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Jihan.

Wagub Jihan mengatakan bahwa peringatan Hari Prematuritas Sedunia menjadi momentum penting untuk memberikan semangat terhadap bayi prematur dan orang tua yang mendampingi mereka.

Jihan menekankan bahwa perjuangan napas-napas kecil para bayi prematur harus terus dikawal dengan penuh perhatian.

Menurutnya, kekuatan utama dalam proses ini datang dari ekosistem yang solid: orang tua yang tangguh, tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi, serta fasilitas kesehatan yang memadai.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong ASN Miliki Jiwa Kepemimpinan dan Kompetensi Digital Lewat PKA 2025

“Dan seluruh ekosistem ini harus tersimpul dengan baik demi perjuangan,” ujarnya.

Wagub Jihan menyoroti berbagai faktor risiko kelahiran prematur, termasuk kondisi ibu yang belum siap secara usia maupun kesehatan reproduksi.

Ia mengapresiasi kehadiran Lampung Premature Community yang dinilai berperan besar dalam memberikan dukungan moral dan pengetahuan bagi para orang tua yang memiliki bayi prematur.

“Komunitas ini menjadi ruang berbagi kekuatan dan motivasi, terutama bagi ibu yang sedang menghadapi masa-masa awal merawat bayi prematur, yang tentu tidak mudah,” ujar Jihan.

Jihan menegaskan beberapa aspek penting sebagai upaya menyeluruh untuk menekan risiko kelahiran prematur dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Pertama, melakukan langkah pencegahan sejak masa kehamilan, di antaranya edukasi gizi yang baik bagi ibu hamil, pemeriksaan rutin, serta identifikasi dini terhadap berbagai faktor risiko.

“Kedua adalah penyediaan perawatan profesional dan berkualitas serta yang terakhir yaitu pentingnya pendampingan jangka panjang untuk memantau tumbuh kembang anak setelah melewati masa kritis,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Tulang Bawang

Jihan menyampaikan RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan provinsi telah didukung sarana dan prasarana yang lengkap untuk menunjang layanan kesehatan ibu, bayi baru lahir, hingga penanganan khusus bagi bayi prematur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas kesehatan tidak boleh hanya terpusat di satu rumah sakit.

“Pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan di seluruh kabupaten/kota di Lampung, tidak hanya RSUDAM,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pemerataan layanan sangat dibutuhkan agar masyarakat dari daerah terpencil sekalipun dapat memperoleh akses kesehatan yang cepat dan tepat.

“Dengan demikian, risiko-risiko kesehatan pada ibu hamil dan bayi dapat dicegah atau ditangani lebih awal,” katanya.

Terakhir, Jihan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berdedikasi dalam merawat bayi prematur.

“Mari semua mengawal dan memastikan setiap bayi prematur ini tumbuh menjadi generasi kuat dan sehat untuk siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza meluncurkan Lampung Premature Community.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru