Selamat Datang Mas Dito di Gedung Putih Merah, Suasana Malam Yang Panjang: Dari OTT ke Pemeriksaan KPK
berandalappung.com— Jakarta, langkah politik Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terhenti di tangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Rabu (10/12/2025) menyeretnya ke Gedung Merah Putih KPK, menambah daftar kepala daerah Lampung yang tumbang dalam kasus serupa.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi senyap itu. Namun, seperti OTT-OTT besar sebelumnya, KPK masih menutup rapat susunan lengkap para pihak yang dibawa ke Jakarta.
Fitroh hanya memastikan satu hal: kasus ini berkaitan dengan dugaan suap proyek.
Meski begitu, sumber internal yang mengetahui dinamika penindakan menyebut bahwa OTT kali ini bukan tangkapan spontan. Informasi yang dihimpun dari berbagai kanal menunjukkan bahwa KPK telah memantau arus transaksi dan pergerakan sejumlah pejabat daerah sejak beberapa pekan terakhir, indikasi bahwa praktik suap diduga bukan insiden sekali jalan.
Ardito tiba di Gedung KPK sekitar pukul 20.10 WIB. Penampilannya mencolok: topi gelap menutupi wajah, sementara tangan kirinya menggenggam sebuah koper yang diduga berisi dokumen atau barang bukti personal. Ia irit bicara, memilih berjalan cepat menghindari kerumunan jurnalis.
KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menetapkan status hukum Ardito dan para pihak lain yang terjaring. Jika bukti permulaan dianggap cukup, malam ini bisa menjadi babak awal proses hukum yang bakal mengguncang konstelasi politik Lampung Tengah.
Di daerah, kabar penangkapan ini langsung menghentak ruang-ruang publik. Beberapa pejabat lokal dikabarkan mulai mengunci komunikasi, sementara pihak legislatif menunggu perkembangan untuk menentukan sikap.
KPK belum merinci proyek apa yang menjadi sumber suap. Namun pola klasik kasus serupa pengaturan pemenang tender, fee proyek, hingga barter jabatan menjadi kemungkinan yang tak bisa diabaikan.
Sampai berita ini diturunkan, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan maraton. Lampu-lampu di Gedung Merah Putih tampak tetap menyala, pertanda bahwa malam panjang Ardito Wijaya baru saja dimulai.
Editor : Alex Buay Sako











