Penanaman Mangrove di Kawasan Pantai Lempasing, Solusi Keberlanjutan Ekosistem Pesisir

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almuhery Ali Faksi, salah satu alumni Fakultas Pertanian Unila, menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran besar dalam melindungi lingkungan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.

Almuhery Ali Faksi, salah satu alumni Fakultas Pertanian Unila, menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran besar dalam melindungi lingkungan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.

Pesawaran (berandalappung.com) – Penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, menjadi langkah nyata untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan yang digagas oleh Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) dirangkaian acara Dies Natalis ke-51 Pertanian Unila ini berlangsung pada Sabtu (30/11/2024) dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk masyarakat setempat dan mahasiswa.

Mangrove: Penjaga Pantai Alami

Mangrove dikenal sebagai “penjaga pantai alami” karena fungsinya yang sangat penting dalam menjaga stabilitas kawasan pesisir.

Almuhery Ali Faksi, salah satu alumni Fakultas Pertanian Unila, menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran besar dalam melindungi lingkungan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.

“Penanaman mangrove ini merupakan langkah strategis untuk mencegah abrasi, melindungi keanekaragaman hayati, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat pesisir,” ujar Almuhery.

Manfaat Mangrove bagi Kawasan Pesisir

Hutan mangrove memberikan berbagai manfaat, di antaranya:

1. Mencegah Abrasi dan Erosi

Akar mangrove yang kuat mampu menahan gelombang dan mencegah kerusakan tanah di sepanjang garis pantai.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan, Dan Lahan Di Indonesia

Hal ini penting untuk mengurangi risiko abrasi yang semakin meningkat akibat perubahan iklim.

2. Menyediakan Habitat untuk Keanekaragaman Hayati Mangrove adalah habitat bagi berbagai spesies, seperti ikan, udang, dan kepiting, yang mendukung keseimbangan ekosistem laut serta kehidupan masyarakat yang bergantung pada hasil laut.

3. Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

Mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida yang tinggi, menjadikannya solusi alami untuk mitigasi perubahan iklim.

4. Mendukung Perekonomian Lokal

Selain sebagai tempat pemijahan ikan, mangrove juga menyediakan bahan baku untuk makanan, obat-obatan, dan kerajinan tangan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Teknik Penanaman Mangrove

Penanaman mangrove membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang tepat untuk mencapai keberhasilan. Langkah-langkah utama meliputi:

1. Identifikasi Lokasi

Lokasi dengan kondisi tanah berlumpur dan aliran air stabil sangat ideal untuk pertumbuhan mangrove.

2. Pemilihan Jenis Mangrove

Jenis mangrove seperti Rhizophora, Avicennia, dan Sonneratia dipilih sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

3. Persiapan Bibit

Baca Juga :  Hangki Irawan Sebut Mahasiswa IPK Saja Tidak Cukup

Bibit sehat dengan akar kuat menjadi kunci keberhasilan.

4. Penanaman dan Perawatan

Penanaman dilakukan dengan jarak yang cukup, disertai pemeliharaan rutin untuk memastikan bibit tumbuh optimal.

Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Mangrove, Keterlibatan masyarakat lokal menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

Edukasi tentang manfaat mangrove serta pelibatan warga dalam proses penanaman dan pengelolaan hutan mangrove dapat meningkatkan kesadaran lingkungan.

Selain itu, pemberdayaan ekonomi melalui pengolahan hasil mangrove menjadi produk bernilai ekonomis, seperti kerajinan tangan atau makanan khas, memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus melestarikannya.

Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Mendatang

Penanaman mangrove tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, langkah ini diharapkan dapat menjaga ekosistem pesisir untuk generasi mendatang.

“Jaga mangrove, selamatkan bumi,” pesan Almuhery Ali Faksi, mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan komunitas untuk pelestarian lingkungan yang lebih baik.

Berita Terkait

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB

Pendidikan

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:13 WIB

Screenshot

Peristiwa

Kemarau Memanjang, Pemprov Lampung Ketuk Pintu Langit

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:23 WIB