Pemerintah Provinsi Lampung Percepat Pembangunan Kawasan Kotabaru

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (berandalappung.com) –  Pemerintah Provinsi Lampung terus mengintensifkan upaya percepatan pembangunan Kawasan Kotabaru Bandar Negara Lampung.

Di bawah kepemimpinan Pj. Gubernur Samsudin, kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas modern yang mengusung konsep “Green & Smart City” (Kota Cerdas Ramah Lingkungan).

Berbagai langkah strategis telah diambil untuk mewujudkan visi tersebut, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi beban spasial Kota Bandar Lampung dan menciptakan magnet pertumbuhan baru di sekitar ibu kota provinsi.

Sejak dimulai pada tahun 2010, pembangunan Kawasan Kotabaru terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah provinsi telah menggenjot percepatan proyek ini melalui koordinasi lintas sektor, konsultasi teknis, dan alokasi anggaran yang terencana.

Langkah Strategis Percepatan Pembangunan

1. Koordinasi Lintas Sektor dan Seminar Tematik
Pemerintah Provinsi Lampung telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis untuk mempercepat pembangunan Kawasan Kotabaru, di antaranya:

Rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah strategis dalam pengembangan kawasan ini.

Seminar Pembangunan Kotabaru Lampung pada 15 Agustus 2024 yang menghasilkan kesepakatan untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat aktivitas berbasis Green & Smart City.

Baca Juga :  DPRD Lampung Gelar Paripurna, Pj. Gubernur Ajak Bangun dengan Semangat Kemerdekaan

Focus Group Discussion (FGD) pada 7 dan 8 Oktober 2024, yang melibatkan sektor perumahan dan pendidikan.

FGD ini mendorong perguruan tinggi untuk segera memanfaatkan lahan yang telah dialokasikan untuk pengembangan fasilitas pendidikan.

2. Konsultasi dengan Pemerintah Pusat
Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan konsultasi teknis dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk memastikan Kawasan Kotabaru tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Surat rekomendasi terkait telah diajukan kepada Menteri Dalam Negeri pada 18 Oktober 2024 dan saat ini tengah dalam proses tindak lanjut oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

3. Alokasi Anggaran Terfokus
Pada APBD-P 2024, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk program strategis, seperti pembangunan Taman Kehati Lampung, perencanaan  Detail Engineering Design (DED) embung, dan penyusunan rencana pengembangan kawasan. Program tahun anggaran 2025 akan mencakup rehabilitasi jalan utama, penyusunan feasibility study, dan pembangunan infrastruktur pendukung berbasis Green & Smart City.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Main Gusar 42 Bangunan Digusur, Warga Menjerit Hanya Diganti 2,5 Juta

4. Pembentukan Badan Pengelola Kotabaru
Untuk memastikan pengelolaan kawasan yang profesional dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Lampung berencana membentuk Badan Pengelola Kotabaru yang akan melibatkan tenaga ahli dalam setiap tahap pengembangan kawasan ini.

Pj. Gubernur Samsudin menegaskan pentingnya dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan Kawasan Kotabaru.

“Kami berharap pembangunan Kawasan Kotabaru dapat menjadi Proyek Strategis Nasional yang membuka peluang besar bagi dukungan dari pemerintah pusat, baik dalam hal pembiayaan, regulasi, maupun koordinasi lintas sektoral,” ujar Pj. Gubernur Samsudin dalam acara di Mahan Agung pada Jumat, 6 Desember 2024.

Pemerintah Provinsi Lampung optimis bahwa dengan dukungan seluruh pihak, Kawasan Kotabaru akan menjadi ikon pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya memberi dampak positif bagi masyarakat Lampung, tetapi juga menjadikan kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan inovasi di masa depan.

Berita Terkait

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik
DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat
Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi, Tercapai 85,46 % Sudah Mantab
Lampung Masuk Nasional Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Lelang Segera Dimulai
Menteri Tito Karnavian Semprot Pemda: Stop Pelesiran Berkedok Kunjungan Kerja, Pangkas Anggaran Dinas!
Skor 55 dan Status “Sangat Tinggi” Capaian Dinas Peternakan di Tengah Refleksi HUT Lampung
Sekdaprov Lampung Rotasi Lima Pejabat Eselon II
Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Ancaman PHK PPPK: Daerah Wajib Naikkan PAD dan Pangkas Anggaran Boros
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Selasa, 14 April 2026 - 07:02 WIB

DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 08:40 WIB

Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi, Tercapai 85,46 % Sudah Mantab

Minggu, 5 April 2026 - 05:31 WIB

Lampung Masuk Nasional Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Lelang Segera Dimulai

Kamis, 2 April 2026 - 21:43 WIB

Menteri Tito Karnavian Semprot Pemda: Stop Pelesiran Berkedok Kunjungan Kerja, Pangkas Anggaran Dinas!

Berita Terbaru

Humaniora

Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:51 WIB

Pemerintahan

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

Peristiwa

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:18 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com