Menag RI Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie, Hadirkan Pusat Ibadah dan Ekonomi Umat di Lampung

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie, Enggal, Bandarlampung, Jumat (12/9/2025).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan tokoh nasional Aburizal Bakrie dari perwakilan keluarga Bakrie.

Acara peresmian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan pembangunan oleh Aninditha Anestya Bakrie, dan sambutan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Usai peresmian, dilaksanakan salat Jumat berjemaah, ramah tamah, serta kegiatan sosial berupa pembagian sembako dan santunan.

Dengan hadirnya Masjid Raya Al-Bakrie, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik, tetapi juga aspek spiritual, sosial, dan ekonomi.

Masjid ini diharapkan menjadi ikon baru yang memperkuat identitas religius sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Masjid megah yang berdiri di atas lahan seluas 22.000 meter persegi ini mampu menampung hingga 12.000 jemaah. Selain sebagai pusat ibadah, masjid ini juga dirancang menjadi pusat pembinaan umat dan aktivitas sosial-ekonomi, dengan fasilitas ballroom serbaguna, ruang terbuka hijau, taman bermain ramah keluarga, serta lebih dari 70 gerai UMKM yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Ardito Tidak Akui Dugaan Jual Beli Jabatan Di Pemkab Lamteng

Aburizal Bakrie yang mewakili keluarga besar Bakrie menyampaikan pesan terkait pemeliharaan masjid. Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Al-Bakrie harus dijaga bersama, tidak hanya sebagai bangunan megah, tetapi juga agar tetap bersih, nyaman, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Saya sudah menitipkan kepada Bapak Gubernur agar masjid ini diolah dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Sesekali harus dibersihkan, jangan sampai orang beranggapan masjid besar tapi kurang terurus. Justru kita harus tunjukkan bahwa rumah Allah bisa dijaga tetap bersih, rapi, dan indah,” ujar Aburizal.

Ia menambahkan, masjid ini diharapkan menjadi pusat keberkahan bagi masyarakat Lampung.

“Mudah-mudahan Masjid Raya Al-Bakrie memberi manfaat besar, mempersatukan umat, dan menghadirkan kebaikan yang berkelanjutan bagi daerah ini,” ujarnya.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hadirnya Masjid Raya Al-Bakrie yang ia sebut sebagai rumah besar umat Lampung.

“Masjid ini kita harapkan menjadi tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, para pemuda menemukan jati diri dan arah hidup, orang tua bersujud memohon ampun, serta seluruh lapisan masyarakat berkumpul dalam semangat ukhuwah Islamiyah. Inilah rumah besar umat Lampung, yang akan terus melahirkan gagasan dan gerakan kebaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov – DPRD Lampung Resmi Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Gubernur menambahkan, kehadiran masjid ini juga sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ikon-ikon daerah yang bermanfaat langsung bagi rakyat. “Masjid ini bukan hanya kebanggaan secara fisik, tetapi harus hidup dengan sifat-sifat yang indah. Ketika sifat itu terwujud, masyarakat tidak hanya kagum, tapi akan cinta, dan cinta inilah yang membuat masjid terus diramaikan dan dimakmurkan,” tambahnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie tidak hanya diperuntukkan bagi ibadah, tetapi juga terbuka untuk kegiatan sosial, pendidikan Al-Qur’an, bahkan menjadi ruang kebersamaan lintas umat. Beliau juga menggagas ide untuk menjadikan masjid ini destinasi utama bagi para pendatang ke Lampung.

“Saya ingin setiap orang yang datang ke Lampung bisa singgah di Masjid Al-Bakri. Dari bandara, kita akan siapkan akses langsung ke sini. Sehingga yang diceritakan orang tentang Lampung nantinya adalah masjid yang indah ini,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Masjid Raya Al-Bakrie juga akan menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan keagamaan, termasuk menjadi lokasi program nasional Damai Indonesiaku TV One pada 13–14 September 2025 yang menghadirkan penceramah nasional dan terbuka untuk masyarakat umum.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB