Berandalappung.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) 2025 di Desa Sumber Agung, Kecamatan Way Sulan, Kecamatan Lampung Selatan, melaksanakan program sosialisasi dan praktik pengelolaan limbah biomassa menjadi pakan ternak.
Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah hasil pertanian, seperti batang jagung dan batang singkong, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, agar dapat menjadi pakan berkualitas bagi hewan ternak.
Program ini melibatkan gabungan kelompok tani (Gapoktan), peternak, serta warga dari tiga desa di Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan.
Acara ini turut dihadiri oleh Camat Way Sulan, Kepala UPT Pertanian Way Sulan, perangkat Desa Sumber Agung, serta Dosen Fakultas Pertanian Unila, Dr. Ir. Sandi Asmara, M.Si., yang bertindak sebagai narasumber sekaligus memandu praktik pengelolaan limbah biomassa.
Koordinator Desa Sumber Agung, Romzy Mahri, menjelaskan bahwa banyak petani di wilayah tersebut masih membuang atau membakar limbah pertanian mereka, padahal limbah tersebut berpotensi menjadi pakan ternak berkualitas.
“Dari kondisi yang kami lihat di lapangan, masih banyak petani jagung dan singkong yang belum memanfaatkan limbah pertaniannya,” ujar Romzy pada Jumat (14/2/2025).
Padahal, limbah yang biasanya mereka buang dan bakar bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi hewan ternak.
“Dengan melibatkan pakar di bidang ini, seperti Bapak Sandi, kami berharap ilmu yang disampaikan dalam program ini dapat diterapkan oleh masyarakat luas,” urai Romzy.
Program ini diharapkan dapat mendorong petani dan peternak di Kecamatan Way Sulan untuk lebih inovatif dalam mengelola limbah pertanian.
“Selain mengurangi limbah, inovasi ini juga berpotensi meningkatkan berat badan dan kesehatan ternak, sehingga berdampak positif pada produktivitas peternakan di wilayah tersebut,” tandasnya.











