Mahasiswa KKN Unila Ubah Limbah Pertanian Jadi Pakan Ternak Bernutrisi

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pembuatan dari limbah pertanian, menjadi pakan ternak bernutrisi. Dok: Ist

Proses pembuatan dari limbah pertanian, menjadi pakan ternak bernutrisi. Dok: Ist

Berandalappung.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) 2025 di Desa Sumber Agung, Kecamatan Way Sulan, Kecamatan Lampung Selatan, melaksanakan program sosialisasi dan praktik pengelolaan limbah biomassa menjadi pakan ternak.

Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah hasil pertanian, seperti batang jagung dan batang singkong, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, agar dapat menjadi pakan berkualitas bagi hewan ternak.

Program ini melibatkan gabungan kelompok tani (Gapoktan), peternak, serta warga dari tiga desa di Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat Way Sulan, Kepala UPT Pertanian Way Sulan, perangkat Desa Sumber Agung, serta Dosen Fakultas Pertanian Unila, Dr. Ir. Sandi Asmara, M.Si., yang bertindak sebagai narasumber sekaligus memandu praktik pengelolaan limbah biomassa.

Baca Juga :  Mahasiswa Zaman Dulu Beraksi di Lapangan, Zaman Sekarang Mager di Layar!

Koordinator Desa Sumber Agung, Romzy Mahri, menjelaskan bahwa banyak petani di wilayah tersebut masih membuang atau membakar limbah pertanian mereka, padahal limbah tersebut berpotensi menjadi pakan ternak berkualitas.

“Dari kondisi yang kami lihat di lapangan, masih banyak petani jagung dan singkong yang belum memanfaatkan limbah pertaniannya,” ujar Romzy pada Jumat (14/2/2025).

Baca Juga :  Gerindra Serahkan Surat Tugas Nanda Indira dan Antonius di Pilkada Pesawaran

Padahal, limbah yang biasanya mereka buang dan bakar bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi hewan ternak.

“Dengan melibatkan pakar di bidang ini, seperti Bapak Sandi, kami berharap ilmu yang disampaikan dalam program ini dapat diterapkan oleh masyarakat luas,” urai Romzy.

Program ini diharapkan dapat mendorong petani dan peternak di Kecamatan Way Sulan untuk lebih inovatif dalam mengelola limbah pertanian.

“Selain mengurangi limbah, inovasi ini juga berpotensi meningkatkan berat badan dan kesehatan ternak, sehingga berdampak positif pada produktivitas peternakan di wilayah tersebut,” tandasnya.

Berita Terkait

KAMMI Lampung dan PMKRI Lampung Tegaskan Pernyataan Sikap Cipayung Plus dan Komitmen Gerakan Hari Buruh ‎
Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Pilar Prestasi, Kontribusi Nyata Noviyanti Fitri Bagi Akreditasi Fakultas Psikologi Islam UIN RIL
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya
Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:10 WIB

KAMMI Lampung dan PMKRI Lampung Tegaskan Pernyataan Sikap Cipayung Plus dan Komitmen Gerakan Hari Buruh ‎

Minggu, 19 April 2026 - 08:48 WIB

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Senin, 16 Maret 2026 - 04:09 WIB

Pilar Prestasi, Kontribusi Nyata Noviyanti Fitri Bagi Akreditasi Fakultas Psikologi Islam UIN RIL

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Berita Terbaru

Humaniora

Bantuan Menyusut, Warga Afghanistan Terpaksa Jual Anak Kandung

Senin, 25 Mei 2026 - 22:14 WIB