Korban Tabrak Lari Truk Tangki di Bandar Lampung Terbaring Tanpa Biaya Perawatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Tabrak Lari Truk Tangki di Bandar Lampung Terbaring Tanpa Biaya Perawatan

 

berandalappung.com— Panjang, Benny Murdani, 39 tahun, warga Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, hingga kini masih terbaring lemah akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya di Jalan Soekarno-Hatta (bypass), beberapa waktu lalu. Keterbatasan biaya membuat Benny hanya menjalani perawatan di rumah orang tuanya di Kampung Selirit, Kecamatan Panjang Utara.

Kecelakaan terjadi saat Benny pulang dari tempat kerjanya. Sebuah truk tangki menabrak sepeda motor yang dikendarainya dari arah belakang. Benturan tersebut membuat Benny terjatuh ke badan jalan dan kembali terlindas dump truk jenis Fuso yang melintas.

Sementara itu, sopir truk tangki yang diduga sebagai penyebab utama kecelakaan langsung melarikan diri dan hingga kini belum teridentifikasi.

Akibat insiden tersebut, Benny mengalami luka berat. Kaki kirinya remuk, paha kanan patah, serta mengalami luka serius di bagian anus dan organ reproduksi. Kondisi itu membuat Benny harus menjalani buang air besar melalui lubang di bagian perut samping. Bahkan, menurut keterangan keluarga, alat vital korban mengalami kerusakan parah.

Baca Juga :  Rektor Universitas Lampung: Apakah Komitmen Pelestarian Budaya Hanya Sebatas Pidato?

“Biaya perawatan di rumah sekitar Rp500 ribu sampai Rp700 ribu setiap dua hari. Kami sudah sangat kesulitan,” kata Nelly, adik Benny, saat ditemui di kediaman orang tua mereka.

Benny merupakan tulang punggung keluarga. Ia memiliki tiga orang anak yang masih berusia dini, masing-masing Haikal (8 tahun), Gina (7 tahun), dan Arya yang baru berusia sekitar satu tahun. Sejak kecelakaan itu, Benny tidak lagi mampu bekerja dan menafkahi keluarganya.

Pihak keluarga mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tabrak lari tersebut, terutama untuk menemukan dan mempertanggungjawabkan sopir truk tangki yang melarikan diri.

Selain berharap pada penegakan hukum, keluarga juga membuka pintu bantuan dari masyarakat. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI 570401026057533 atas nama Rina Widya Ramadhani, atau diserahkan langsung ke kediaman keluarga korban di Kampung Selirit, Lingkungan II/RT 005, Kecamatan Panjang Utara, Bandar Lampung.

Baca Juga :  Lampung Raja Singkong Dengan Berbagai Manfaat

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Ketua IJP Lampung Tolak Minta Maaf Sekda Provinsi Lampung, Masalahnya Ada di Dina
Catatan Nyimak Podcast Calon Rektor Unila 2027-2031 Dr. Budiyono, Kampus Unila yang Ceria dan Menginjak Bumi
Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara
Aiptu Husni ” Mbah Suminem Potret Kemiskinan Ekstrim di Lampung Utara”
Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung
Bantuan Menyusut, Warga Afghanistan Terpaksa Jual Anak Kandung
Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan
Antisipasi Banjir Camat Teluk Betung Utara, Turun Bersih-bersih 
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Ketua IJP Lampung Tolak Minta Maaf Sekda Provinsi Lampung, Masalahnya Ada di Dina

Kamis, 3 September 2026 - 21:18 WIB

Catatan Nyimak Podcast Calon Rektor Unila 2027-2031 Dr. Budiyono, Kampus Unila yang Ceria dan Menginjak Bumi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:49 WIB

Aiptu Husni ” Mbah Suminem Potret Kemiskinan Ekstrim di Lampung Utara”

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:18 WIB

Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung

Berita Terbaru