“Kapolda Lampung Diganti, Irjen Helmy Diparkir ke Itwasum”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Mutasi 60 Pati dan Pamen, Kapolda Lampung Diganti

 

berandalappung.com— Jakarta, Kepolisian Republik Indonesia kembali merombak jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 60 nama tercantum dalam dua Surat Telegram Kapolri, masing-masing ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut mutasi ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier anggota. “Rotasi jabatan adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri.

Tujuannya memperkuat organisasi menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Trunoyudo, Jumat (26/9).

Namun, di balik bahasa resmi “penyegaran”, mutasi kerap dibaca publik sebagai manuver politik internal Polri. Beberapa posisi strategis bergeser, termasuk kursi kepala kepolisian daerah. Salah satunya Kapolda Lampung.

Irjen Pol Helmy Santika ditarik ke Itwasum Polri, pos pengawasan internal yang kerap dianggap sebagai “parkir sementara”. Posisinya digantikan Brigjen Pol Helfi Assegaf, perwira yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Lampung menyita perhatian. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu episentrum kasus korupsi, narkotika, hingga konflik agraria. Tantangan besar menunggu Helfi Assegaf, terutama memperbaiki citra Polda Lampung yang kerap disorot karena lemahnya penegakan hukum di daerah rawan tersebut.

Baca Juga :  LSM Pematang Laporkan Kejati Lampung Ke Kejagung RI, Terkait Kinerja Pemberantasan Korupsi

Mutasi massal kali ini memperlihatkan dinamika internal Polri yang tak hanya berkaitan dengan soal manajemen sumber daya manusia, melainkan juga peta kekuasaan di tubuh kepolisian. Publik menunggu, apakah rotasi ini benar-benar membawa “penyegaran” atau sekadar melanggengkan status quo.

Editor : Alex Buay Sako

Sumber Berita: Kompas.com

Berita Terkait

Ini Profil Tiga Hakim yang Vonis Lepas Tiga Terdakwa Tipikor Tanah Kemenang Ro 54,4 M
Jerat Manis “Kuota Polda” Berujung Bui tiga Tahun
LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi
Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka Perintangan Kasus CPO
Selamat, Kejaksaan Tinggi Lampung Raih Prestasi dari Komjak RI
Kasus Investasi Fiktif Rp 1,4 Miliar Jalan di Tempat,Korban Soroti Kinerja Polda Lampung
Kasus Sudah Setahun P-21, Chairul Anom Minta Polda Lampung Limpahkan Perkara Penguasaan Lahan PT. BMM Tersangka Pipi Ismail Bin Ahmad Glr Sutan Pengadilan Dkk ke Kejati
Dua Jurnalis Dihadang Dua Pria saat Liput Toko Emas JSR
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:45 WIB

Ini Profil Tiga Hakim yang Vonis Lepas Tiga Terdakwa Tipikor Tanah Kemenang Ro 54,4 M

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:12 WIB

Jerat Manis “Kuota Polda” Berujung Bui tiga Tahun

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:07 WIB

LBH Bandar Lampung Kecam Dugaan Pembunuhan di Luar Hukum oleh Oknum Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIB

Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka Perintangan Kasus CPO

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:19 WIB

Selamat, Kejaksaan Tinggi Lampung Raih Prestasi dari Komjak RI

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Senin, 15 Jun 2026 - 18:46 WIB