Infrastruktur Sampah Bandar Lampung Dinilai Belum Siap Hadapi Lonjakan Nataru

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan volume sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kondisi ini dinilai menunjukkan belum optimalnya kesiapan infrastruktur persampahan dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat dan kunjungan dari luar daerah.

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, mengatakan peningkatan volume sampah pada masa libur panjang sebenarnya sudah dapat diprediksi.

“Kalau ritmenya untuk kenaikan volume, itu sudah pasti. Apalagi sekarang situasinya libur, volume orang juga banyak, dan tiap tahun polanya memang seperti ini,” ujarnya (2/1).

Menurut Yusnadi, dengan pola yang terus berulang setiap tahun, seharusnya Pemerintah Kota Bandar Lampung sudah memiliki langkah antisipasi yang matang. Ia menilai penguatan infrastruktur sampah perlu dilakukan, mulai dari penambahan personel kebersihan hingga percepatan penanganan di kawasan publik yang rawan terjadi penumpukan.

Baca Juga :  DPRD Lampung dan Pemprov Tanda Tangani Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

“Harusnya ini diantisipasi, terutama kaitannya dengan pengunjung dari luar Lampung yang datang saat liburan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penempatan petugas secara cepat di wilayah-wilayah tertentu yang kerap terdampak.

“Personel yang berkaitan dengan Pemkot itu mesti ditambah dan bisa cepat ditempatkan di daerah-daerah yang memang rawan, supaya sampah tidak menumpuk,” lanjut Yusnadi.

Yusnadi menilai persoalan ini berkaitan erat dengan perencanaan infrastruktur Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Menurutnya, jika pola penumpukan sampah sudah diketahui terjadi setiap tahun, maka pembangunan dan penataan TPA harus menjadi prioritas.

Baca Juga :  Pemagaran Permanen Way Kambas Jadi Jalan Tengah Konflik Gajah-Manusia Menahun, Wisata Didorong Segera Dibuka

“Artinya, perencanaan pembangunan TPA itu harus diprioritaskan. Jangan sampai tiap tahun polanya sama, tapi tidak ada perencanaan yang matang,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam membuang sampah. Ia mengingatkan bahwa titik-titik penampungan telah disediakan di lingkungan oleh Pemkot dan harus dimanfaatkan dengan baik. Kalau sudah terpusat, petugas tinggal membawa ke penampungan sementara sampai ke penampungan akhir. Itu bagian dari sistem yang harus kita jaga bersama,” tutupnya.

Berita Terkait

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung
Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hadiri Launching Aplikasi Centurion-21
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Wisuda Purna Bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Hadiri Gelar Wicara Guru Besar FKIP Unila Dies Natalis ke-58
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:19 WIB

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:34 WIB

Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:00 WIB

“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:42 WIB

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:20 WIB

Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai

Berita Terbaru

Mahasiswa

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:48 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com