Hanya Karena Lapor Siswa Bolos, Seorang Pelajar di Way Kanan Babak Belur Dianiaya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hanya Karena Lapor Siswa Bolos, Seorang Pelajar di Way Kanan Babak Belur Dianiaya

 

berandalappung.com— Baradatu Way Kanan, dugaan kasus terjadinya terhadap seorang siswa SMA kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Way Kanan. Korbannya adalah Raihan Padly Aditya, ketua kelas di SMA Negeri 1 Baradatu, yang diduga dianiaya oleh rekan-rekannya hanya karena melaporkan teman sekelas yang bolos pelajaran. (21/08/2025)

Peristiwa bermula ketika seorang siswa keluar dari kelas tanpa izin. Saat guru menanyakan siapa yang tidak hadir, Raihan menjawab sesuai dengan ketua kelas. Namun, jawaban itu justru membuat siswa yang disebutkan merasa sesak hingga diduga memicu aksi kekerasan.

Menurut keterangan keluarga, korban sempat dibawa ke toilet sekolah dan berdebar-debar. Dalam kondisi ketakutan, Raihan mencoba melarikan diri, namun ia tetap dikejar hingga ke luar gerbang sekolah. Sekitar pukul 15.00 WIB, korban kembali diduga menjadi korban pengeroyokan di depan pekarangan sekolah.

“Letak salahnya di mana? Dia hanya menjawab pertanyaan guru sebagai ketua kelas. Bisa-bisa mati keponakan saya,” ujar salah satu pihak keluarga dengan nada geram.

Keluarga menegaskan tidak ada ruang untuk damai dalam kasus ini. Mereka mendesak pihak sekolah untuk bersikap netral, transparan, dan menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku agar memberikan efek jera.

Baca Juga :  “Maaf Kepala Sekolah, Luka Mic Tak Selesai dengan Basa-Basi”

Laporan awal telah dibuat di Polsek Baradatu, namun karena menyangkut siswa di bawah umur, kasus ini disarankan untuk ditindaklanjuti ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Way Kanan.

Editor : Alex Jefri

Berita Terkait

Hibah Rp5 Miliar untuk SMA Siger Amarah Wali Kota Dengan Tangisan, Kritik Publik, dan Ujian Kepatuhan Aturan
Niat Baik Tak Cukup: DPRD dan Pemerhati Pendidikan Soroti Legalitas dan Hibah SMA Siger
Dicopot dari Pascasarjana IAIN Metro, Prof Suhairi Lapor Ke-Menang
Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk
STIES ALIFA Resmi Buka Program Magister Ekonomi Syariah, Tawarkan Fleksibilitas dan Jaringan Global
Biarawati Katolik Menyelesaikan Studi di UML, Rektor Tekankan Nilai Kemanusiaan
Kwarda Lampung Sambut Racana UIM
Nanomaterial Rusia Diuji di Laut Lampung: UIN Raden Intan Bidik Terobosan Anti-Fouling Tropis
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:31 WIB

Hibah Rp5 Miliar untuk SMA Siger Amarah Wali Kota Dengan Tangisan, Kritik Publik, dan Ujian Kepatuhan Aturan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:53 WIB

Niat Baik Tak Cukup: DPRD dan Pemerhati Pendidikan Soroti Legalitas dan Hibah SMA Siger

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:31 WIB

Dicopot dari Pascasarjana IAIN Metro, Prof Suhairi Lapor Ke-Menang

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:00 WIB

Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:13 WIB

STIES ALIFA Resmi Buka Program Magister Ekonomi Syariah, Tawarkan Fleksibilitas dan Jaringan Global

Berita Terbaru