Eva-Deddy di Ujung Jabatan Janji Kampanye Gagal, Bandar Lampung Kian Sankat

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Hukum Unila Ghraito Arip Hartono. Ilustrasi: Wildanhanafi/berandalappung.com

Mahasiswa Hukum Unila Ghraito Arip Hartono. Ilustrasi: Wildanhanafi/berandalappung.com

Berandalappung.com – Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana dan Deddy Amrullah, memasuki masa akhir periode pertamanya.

Namun, hingga kini, masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, termasuk janji-janji kampanye yang dinilai belum terealisasi.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung, Ghraito Arip, menyoroti bahwa komitmen terhadap masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan lingkungan hidup, belum menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta buruknya tata kelola sampah dianggap sebagai faktor utama meningkatnya bencana banjir yang hampir merata di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

“Janji politik sebelum pemilihan sering terdengar manis dan merdu, namun setelah terpilih, banyak kepala daerah seolah kehilangan arah dalam merealisasikan komitmennya,” ujar Ghraito pada Senin, (10/2/2025).

Baca Juga :  Unila Tambah Deretan Guru Besar, Simbol Dedikasi atau Formalitas Semata?

Ia bahkan mengutip pernyataan Nikita Khrushchev, mantan pemimpin Uni Soviet, yang mengatakan bahwa

“Para politisi di seluruh dunia sama saja, mereka berjanji membangun jembatan, padahal di tempat itu tidak ada sungainya,” urainya.

Menurutnya, menjelang akhir masa jabatan Eva Dwiana, persoalan lingkungan hidup yang krusial di Bandar Lampung justru semakin memburuk.

Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan kota lebih banyak didorong oleh ambisi politik ketimbang kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung tampaknya luput dari perspektif lingkungan hidup. Selama hampir dua dekade rezim kepemimpinan keluarga Herman HN dan Eva Dwiana, pembangunan yang dilakukan lebih menyerupai ambisi Nimrod dalam membangun Menara Babel pada zaman Babilonia kuno mengutamakan kepentingan kekuasaan dibandingkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Seminggu Absen, Bunda Eva Tinjau Korban Banjir Rumah di Atas Sungai Jadi Sorotan

Kritik terhadap pola pembangunan di Bandar Lampung juga telah banyak disampaikan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk LSM dan Mahasiswa.

Namun, alih-alih dijadikan bahan evaluasi, kritik tersebut sering kali ditanggapi dengan sikap defensif dan penyangkalan.

“Seharusnya, pembangunan kota dirancang berdasarkan kebutuhan yang nyata, bukan sekadar ambisi segelintir pihak. Jika tidak, dampaknya akan terus dirasakan oleh masyarakat, seperti yang terjadi saat ini,” tutup Ghraito.

Dengan semakin dekatnya akhir masa jabatan Eva Dwiana dan Deddy Amrullah, publik menanti langkah konkret dalam menuntaskan janji-janji yang belum terealisasi, terutama terkait permasalahan lingkungan dan tata kelola perkotaan.

Berita Terkait

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:45 WIB

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB

Pendidikan

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:13 WIB