Dulu Bela Perambah, Sekarang Parosil Pura-Pura Lupa ?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

berandalappung.com— Lampung, Dihadapan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Bupati Lampung Barat Parosil Mabus menepis tudingan pasang badan untuk perambah di Taman Nasional Bukit Barisan (TNBBS).

Pernyataan orang nomer satu di Lampung Barat (Lambar) kala itu, meminta para perambah di TNBBS untuk tidak takut dan gelisah ketika pemerintah menurunkan dari hutan Konservasi yang dilindungi dunia.

Namun, pernyataan Parosil itu pun seakan lupa bahwa hutan Konservasi TNBBS merupakan yang dilindungi dunia internasional.

“Siapa pun yang berkebun di Kecamatan Suoh dan BNS dalam wilayah TNBBS akan kita lindungi kecuali memang keluar aturan baru yang memang mengharuskan masyarakat meninggalkan kawasan hutan TNBBS,” kata Parosil saat menjawab ketakutan masyarakat BNS yang akan diturunkan dari areal TNBBS. Selasa (11/03) lalu.

Baca Juga :  Pendidikan Hukum, Kunci Wartawan Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik

Meski begitu, Kata Parosil, meminta agar para perambah tidak merusak ekosistem alam yang berada di kawasan TNBBS.

“Yang tidak kalah penting kita harus bisa menjaga kelestarian hutan, jangan merusak hutan dengan cara menebang pohon, justru kita harus terus menanam pohon-pohon agar hutan kita tetap terjaga,” ucapnya

Hal ini justru terbalik, saat Gubernur Lampung Mirza mengunjungi kecamatan BNS pada Minggu (28/04) kemarin, justru Bupati Lampung Barat saat ini mendukung Pemerintah dan Forkopimda untuk segera menurunkan dan menepis tudingan membela para perambah.

“Itu mah berita yang buat, bukan saya yang ngomong, kalau bupati bilang malah ngomong masyarakat tenang – tenang aja dulu,” dalih Bupati saat diwawancara media ini.

Terkait penurunan perambah, menurut Parosil, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar belum memiliki anggaran untuk menurunkan para perambah.

Baca Juga :  Kepala Dinas Kehutanan Klarifikasi Terkait Illegal Logging Di Pesisir Barat, TNI AD Sudah Turun Membantu

“Belum ada kebijakan untuk itu, karena semuanya kan butuh anggaran untuk itu, terkait struktur pelaksanaannya,” urainya

Parosil menambahkan, jika dirinya saat ini juga mendukung apa yang dilakukan oleh Gubernur Lampung dengan di ambil alihnya soal TNBBS.

“Boleh dicek, apa yang saya sampaikan tadi saja lah, intinya kita ini humanis, Persuaktif, Kita sudah oke dan kita akan lakukan identifikasi dan pendataan,” tandasnya

Diketahui, Dalam satu tahun terakhir, lima orang dilaporkan diserang harimau sumatera di Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan Kecamatan Suoh.

Empat di antaranya tewas, sementara satu orang mengalami luka parah. Seluruh korban diserang saat berada di kebun yang masuk kawasan TNBBS.

Penulis : Agung

Editor : Alex Jefri

Berita Terkait

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Kadis Kominfo Paparkan Program Seribu Wajah kepada Sekjen Kemendagri di Bandar Lampung Expo 2026
Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026
Membara di Lampung Timur: Rakyat Delapan Desa Melawan Mafia Tanah dan Bayang-Bayang Militeristik
Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring
PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke untuk Porwanas 2027
Bukan Cuma Urusan Ibu: Menakar Gerakan Ayah Mengantar Anak di Lampung Utara
Universitas Teknokrat Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:39 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:01 WIB

Kadis Kominfo Paparkan Program Seribu Wajah kepada Sekjen Kemendagri di Bandar Lampung Expo 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:52 WIB

Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:15 WIB

Membara di Lampung Timur: Rakyat Delapan Desa Melawan Mafia Tanah dan Bayang-Bayang Militeristik

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring

Berita Terbaru