Didukung BI dan UMKM, Nasi Rabeg Angkat Nama Kuliner Banten

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didukung BI dan UMKM, Nasi Rabeg Angkat Nama Kuliner Banten


berandalappung.com
— Serang, Indonesia terkenal dengan kekayaan kulinernya yang tidak hanya ditemukan di dalam negeri, tetapi juga merambah pasar internasional. Di Provinsi Banten, salah satu kuliner andalan yang terus naik daun adalah nasi rabeg.

Nasi rabeg berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan perpaduan rempah khas, seperti cabai merah, lengkuas, bawang putih, bawang merah, dan jahe. Cita rasanya semakin kuat dengan tambahan bumbu instan kabek, kayu manis, serai, daun jeruk, daun salam, kecap, garam, gula merah, merica, hingga micin.

Baca Juga :  Refleksi Pemilu dan Peran Perempuan Mengawal Demokrasi

Proses pembuatannya diawali dengan merebus daging hingga setengah matang. Sementara itu, bumbu-bumbu dihaluskan lalu ditumis hingga harum dan matang. Setelah itu ditambahkan udara dan dimasak bersama daging sampai empuk dan bumbu meresap sempurna.

“Tidak seperti rendang, nasi rabeg ini tidak pakai santan,” jelas Nabila saat ditemui dalam Pentas Budaya, Hiburan, dan Pameran UMKM pada rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) Banten, Sabtu (07/02/2026).

Meski baru dikenalkan sekitar empat tahun terakhir, nasi rabeg telah menunjukkan perkembangan pesat. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, kuliner ini berhasil menembus pasar internasional berkat dukungan pelaku UMKM dan Bank Indonesia.

Baca Juga :  BUMN Beri Dukungan Nyata untuk Kemajuan Pers Indonesia dengan Mengelar UKW Gratis Bersama PWI

“Untuk mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia, pihak Rabeg T’eng melakukan presentasi dan lolos uji,” pungkas Nabila.(*)

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Ketua IJP Lampung Tolak Minta Maaf Sekda Provinsi Lampung, Masalahnya Ada di Dina
Catatan Nyimak Podcast Calon Rektor Unila 2027-2031 Dr. Budiyono, Kampus Unila yang Ceria dan Menginjak Bumi
Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara
Aiptu Husni ” Mbah Suminem Potret Kemiskinan Ekstrim di Lampung Utara”
Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung
Bantuan Menyusut, Warga Afghanistan Terpaksa Jual Anak Kandung
Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan
Antisipasi Banjir Camat Teluk Betung Utara, Turun Bersih-bersih 
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Ketua IJP Lampung Tolak Minta Maaf Sekda Provinsi Lampung, Masalahnya Ada di Dina

Kamis, 3 September 2026 - 21:18 WIB

Catatan Nyimak Podcast Calon Rektor Unila 2027-2031 Dr. Budiyono, Kampus Unila yang Ceria dan Menginjak Bumi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:49 WIB

Aiptu Husni ” Mbah Suminem Potret Kemiskinan Ekstrim di Lampung Utara”

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:18 WIB

Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung

Berita Terbaru