Cara Penyimpanan Pupuk Cair Organik yang Tepat untuk Menjaga Kualitas dan Efektivitas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pupuk Kompos (Foto: Getty Images/iStockphoto/Larisa Stefanuyk)

Ilustrasi Pupuk Kompos (Foto: Getty Images/iStockphoto/Larisa Stefanuyk)

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Penyimpanan pupuk cair organik memegang peran penting dalam menjaga kualitasnya sebagai sumber nutrisi untuk tanaman.

Jika tidak disimpan dengan benar, kandungan unsur hara dalam pupuk dapat terdegradasi, sehingga efektivitasnya berkurang.

Mengutip buku Pupuk dan Pemupukan karya Nur Indah Mansyur dan Eko Hary Pudjiwati (2021), berikut adalah panduan cara penyimpanan pupuk cair organik yang benar:

1. Pemilihan Wadah Penyimpanan

Gunakan wadah penyimpanan yang terbuat dari bahan tidak reaktif, seperti plastik atau kaca, agar tidak terjadi reaksi kimia yang dapat merusak kandungan pupuk.

Wadah harus kedap udara untuk menghindari kontak dengan oksigen, yang dapat merusak mikroorganisme di dalam pupuk cair.

Pastikan wadah memiliki tutup rapat untuk mencegah penguapan. Sebelum digunakan, pastikan wadah dalam keadaan bersih untuk menghindari kontaminasi yang dapat menurunkan kualitas pupuk.

Baca Juga :  Bursa Panas Rotasi Pemprov Lampung: Bayana, Thomas dan Alhusnuriski Siap Duduki Kursi Strategis!

2. Penempatan Wadah

Pupuk cair organik sebaiknya disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Paparan sinar matahari dapat mempercepat penguapan dan merusak mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Simpan wadah di tempat yang sejuk, seperti ruang tertutup atau gudang, yang terlindung dari panas, hujan, dan kelembapan berlebih.

Kondisi ini akan membantu menjaga kestabilan kualitas pupuk.

3. Suhu Penyimpanan

Suhu penyimpanan yang ideal untuk pupuk cair organik adalah sekitar 15-25°C.

Suhu yang terlalu rendah dapat merusak aktivitas mikroorganisme, sedangkan suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan degradasi unsur hara.

Pastikan tempat penyimpanan memiliki suhu yang stabil agar kualitas pupuk tetap optimal.

4. Sirkulasi Udara yang Baik

Baca Juga :  Dosen Unila Beri Solusi Ramah Lingkungan Atasi Hama Ulat Grayak di Lampung Timur

Pastikan tempat penyimpanan memiliki ventilasi yang cukup untuk menghindari penumpukan gas berbahaya yang dapat mempengaruhi kualitas pupuk.

Ventilasi yang baik juga akan mencegah pertumbuhan jamur atau mikroorganisme yang tidak diinginkan, sehingga pupuk tetap steril dan efektif.

Hindari menyimpan pupuk cair organik di tempat yang terlalu lembap, karena hal ini dapat merusak pupuk dan mengurangi efektivitasnya.

Penyimpanan pupuk cair organik yang tepat melibatkan pemilihan wadah yang sesuai, penempatan di lokasi yang sejuk dan terlindung, pengaturan suhu stabil, serta ventilasi yang baik.

Dengan penyimpanan yang benar, kualitas pupuk cair organik akan tetap terjaga, sehingga manfaatnya untuk tanaman dapat dimaksimalkan.

Langkah ini tidak hanya mendukung produktivitas tanaman tetapi juga berkontribusi pada praktik pertanian berkelanjutan.

Berita Terkait

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Bukan Sekadar Hajat Wartawan, Rycko Menoza: HPN dan Porwanas 2027 Bisa Dongkrak Ekonomi Lampung
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari
Pemprov Lampung Resmi Rotasi Pejabat Tinggi Pratama
Berita ini 290 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Bukan Sekadar Hajat Wartawan, Rycko Menoza: HPN dan Porwanas 2027 Bisa Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru

Berita Lainnya

500 Peserta akan Hadiri Rakernas I APTISI di Lampung

Sabtu, 22 Agu 2026 - 11:00 WIB