Bocah Kelas 2 SD Meninggal Terperosok Di Way Mincang Pardasuka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2024 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG.COM.- Seorang bocah umur delapan tahun tewas tenggelam didasar bendungan sungai Way Mincang, Dusun Margabatin, Pekon Pardasuka, Pringsewu, Lampung pada Senin sore (4/3/2024)

Kapolsek Pardasuka Iptu Jumbadiyo saat dikonfirmasi awak media pada Senin malam membenarkan peristiwa tersebut, Menurut Kapolsek, korban bernama Aqil Al Hafiz yang merupakan pelajar kelas dua Sekolah Dasar ini, tenggelam usi terperosok saat melintas di atas bendungan usai mandi disungai bersama teman-temanya sekira pukul 17.00 Wib

Setelah terperosok dari ketinggian 3 meter korban kemudian tercebur kedalam genangan air bendungan sedalam satu setengah meter dan tidak muncul lagi.
Rekan rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut lantas memberitahukan kepada warga sekitar

Baca Juga :  Baliho Ganjar Banyak Dirusak, Umar Ahmad Bakal Selidiki dan Siap Laporkan

Mendengar kabar ada anak tenggelam, sejumlah warga langsung mendatangai lokasi kejadian dan berupaya menolong korban, korban ditemukan warga tersangkut dibawah aliran air bendungan dalam kondisi tidak bergerak. Korban kemudian dievakusi ke klinik Agung Medika Pardasuka, namun nyawanya sudah tidak tertolong

Kapolsek menyebut pihaknya sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara dan melakukan Olah TKP. Selain itu polisi dan tenaga medis juga sudah melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan jasad korban.
Diungkapkan Kapolsek, dari hasil pemeriksaan medis ditubuh Korban ditemukan luka gores di bagian kaki dan dada. Luka tersebut diduga akibat benturan saat jatuh terperosok kedalam bendungan.
“Ditubuh korban memang terdapat sejumlah luka gores ringan, namun penyebab utama kematiannya diduga karena kekurangan oksigen,” bebernya

Kapolsek menyebut jenazah korban. Sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan ini segera dilakukan setelah keluarga korban menerima musibah tersebut dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan proses otopsi terhadap jasad korban.
Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengaku prihatin dan menyampaikan ucapan belasungkawa terhadap keluarga korban,
Ia juga mengimbau kepada warga masyarakat khususnya para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya terutama saat diluar jam sekolah.
“Kami turut prihatin dan berduka, kami juga berharap kejadian ini jangan sampai terjadi lagi.ujarnya

Hengki.

Berita Terkait

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Perkuat Layanan Kesehatan Anak Lewat Poli Eksekutif Ramah Keluarga
Eva Dwiana Soroti Kinerja BBWS Terkait Penanganan Sungai, Minta Banjir Tak Dibebankan ke Pemda
Banjir Datang Lagi, Warga Bandar Lampung Tenggelam dalam Janji
Media Gathering: PGE Ulubelu Eksplorasi Gunung Tiga Penuhi Kebutuhan Energi Lampung
Motor Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib Terparkir di Depan Balai Keratun
Endokrin Eksekutif dan Wajah Baru Layanan Publik di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek
Pemkot Bandar Lampung Harus Menyiapkan Tangki Air Bawah Tanah Yang Layak, Antisipasi Terjadi Kebakaran
Pasien Apresiasi Pelayanan IGD RS Urip Sumoharjo: Cepat, Ramah, dan Edukatif
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:26 WIB

RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Perkuat Layanan Kesehatan Anak Lewat Poli Eksekutif Ramah Keluarga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:18 WIB

Banjir Datang Lagi, Warga Bandar Lampung Tenggelam dalam Janji

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:25 WIB

Media Gathering: PGE Ulubelu Eksplorasi Gunung Tiga Penuhi Kebutuhan Energi Lampung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:29 WIB

Motor Honda Beat Wartawan Pemprov Lampung Raib Terparkir di Depan Balai Keratun

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:29 WIB

Endokrin Eksekutif dan Wajah Baru Layanan Publik di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek

Berita Terbaru