Pj. Gubernur Samsudin Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dalam Seminar Nasional di Pringsewu

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Berandalappung.com) –  Pj. Gubernur Lampung Samsudin menjadi keynote speaker sekaligus membuka acara seminar nasional dan talkshow Inovasi pengelolaan sampah dalam mendukung keberlanjutan lingkungan bertempat di hotel Urban Kabupaten Pringsewu, Rabu (30/10/2024).

Dalam sambutannya Pj. Gubernur Samsudin sangat mengapresiasi dan mengharapkan agar pelaksanaan kegiatan seminar yang bertaraf nasional ini rutin diselenggarakan di Provinsi Lampung.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan Seminar ini untuk menjawab isu-isu global khususnya masalah lingkungan dan dilakukan secara rutin setiap tahun,” ucap Pj. Gubernur.

Menurut Samsudin permasalahan lingkungan bukan hanya masalah yang terjadi di Kabupaten Pringsewu tetapi merupakan masalah di seluruh dunia sehingga seluruh upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup.

Samsudin mengatakan bahwa diperlukan cara bagaimana memelihara lingkungan dengan mengoptimalkan sesuatu yang tidak bermanfaat seperti limbah plastik menjadi produk yang bermanfaat, karena menurutnya limbah plastik adalah limbah yang tidak bisa terurai dalam periode yang sangat lama dan tergolong pada limbah anorganik.

Tanggung jawab Pemerintah dalam menangani permasalahan limbah dan sampah ini adalah melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan diantaranya Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah juga Undang -Undang lingkungan hidup Nomor 14 Tahun 2021 yang menunjukkan bahwa regulasi dan kebijakan sebagai landasan hukum terkait dengan pengelolaan sampah ini memang sudah diatur.

Selain itu, Pj. Gubernur Samsudin menjelaskan bahwa ada beberapa contoh inovasi pengolahan limbah sampah plastik yang telah dilakukan oleh beberapa perusahaan besar dalam proyek Pembangunan ruas jalan sepanjang 8,6 Km di kawasan BSD City pada tahun 2023 yang mencampurkan biji plastik hasil olahan limbah plastik dengan aspal konvensional.

Baca Juga :  Wamendagri Bima Tinjau Kesiapan Logistik Pilkada Serentak 2024 di Kota Bandar Lampung

“Tugas kita adalah kalau kita ingin mengelola sampah secara hardware dalam bentuk fisik, maka lakukan teknologi mengelola sampah yang anorganik karena dia tidak akan hancur dalam beberapa tahun Inilah yang harus kita optimalkan,” ucapnya.

Jumlah timbunan sampah di provinsi Lampung pada tahun 2023 sebesar 4.616 ton/hari sementara di Kabupaten Pringsewu sendiri sebesar 163,7 ton/hari dengan 32,67 tonnya adalah sampah plastik, sementara itu persentase pengurangan sampah di provinsi Lampung hanya 6,68 persen per tahun artinya masih 93 persen yang tidak teroptimalkan.

“Tentunya ini adalah tugas kita dan ini tidak bisa dibiarkan, sekali lagi kalau sampahnya semua sampah organik masih bisa kita gali tanah kita timbun kesitu, akan hancur tapi kalau sampahnya anorganik itu yang menjadi persoalan besar bagi kita semua,” tegasnya.

Selanjutnya Pj. Gubernur Samsudin menerangkan bahwa pemerintah provinsi Lampung telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi permasalahan sampah melalui berbagai kebijakan dan Strategi program kerja dan penganggaran untuk penanggulangan sampah.

Di akhir Pj. Gubernur Samsudin mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam menciptakan program-program yang inovatif dalam membantu mengurangi dampak negatif dari sampah terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Bersejarah, Pj Gubernur Lampung Shalat Jumat Pertama di Masjid Al-Hijrah Kota Baru

“Mari kita untuk terus berkomitmen agar sampah di provinsi Lampung itu bisa dikelola dengan baik secara berkelanjutan,” tutupnya.

Disela-sela kesempatan, Pj. Gubernur Samsudin berdialog langsung dengan inovator mesin ekstruder sampah plastik multifungsi Selviana Larasati, alumni Fakultas Teknik mesin Universitas Lampung asal Kabupaten Pringsewu yang telah berhasil menciptakan mesin pengolah limbah plastik menjadi produk lain yang bermanfaat.

Selviana menerangkan kepada Pj. Gubernur Samsudin tentang motivasi dirinya saat berinovasi membuat mesin ekstruder limbah plastik, Selviana mengatakan bahwa dirinya terinspirasi saat berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bakung dan ingin berbuat yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan seminar nasional dan talkshow ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi dalam memajukan inovasi sekaligus upaya menumbuhkembangkan, menggali dan mendorong kemajuan inovasi serta teknologi di kalangan masyarakat umum maupun perguruan tinggi di Kabupaten Pringsewu.

Seminar dihadiri Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI Rosa Vivien Rahmawati, Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriyani, Perencana Ahli Utama Direktorat Pemanfaataan Riset dan Inovasi Kementerian/Lembaga, Masyarakat dan UMKM, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Lampung serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Pringsewu. (*)

Berita Terkait

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Digelar di BI, Pemprov Lampung Apresiasi Siger Smash Padel Tournament 2026, Padukan Olahraga, Transaksi Digital
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB