Aliansi Mahasiswa Lampung Desak Penegakan Hukum yang Adil dan Merata di Tugu Adipura

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa Aksi dari Aliansi Lampung dengan membawa spanduk dan poster, mereka menyuarakan tuntutan agar hukum di Indonesia ditegakkan tanpa pandang bulu.

Masa Aksi dari Aliansi Lampung dengan membawa spanduk dan poster, mereka menyuarakan tuntutan agar hukum di Indonesia ditegakkan tanpa pandang bulu.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Lampung berkumpul di Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada Senin (4/11/2024).

Dengan membawa spanduk dan poster, mereka menyuarakan tuntutan agar hukum di Indonesia ditegakkan tanpa pandang bulu.

Aliansi Mahasiswa Lampung, yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa, menyatakan aksi ini sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan masih terjadi di banyak sektor hukum.

Aksi ini dipimpin oleh Topik Sanjaya, koordinator dari Aliansi Mahasiswa Lampung.

Dalam orasinya, Topik dengan tegas mengungkapkan bahwa mereka bukan hanya mengekspresikan kekecewaan, melainkan juga mendesak adanya perubahan nyata dalam penegakan hukum.

“Kami di sini bukan sekadar mengungkapkan kekecewaan,” ujar Topik.

“Kami menuntut agar hukum ditegakkan tanpa tebang pilih, tanpa membedakan status sosial atau kekuatan ekonomi.”

Baca Juga :  Aktivis Ahmad Muslimin Tutup Usia, Rekan Seperjuangan Berduka

Teriakan Topik juga menyoroti beberapa kasus yang mencerminkan kelemahan dalam penegakan hukum, seperti dugaan pencabulan yang melibatkan seorang guru SD berinisial FZ, kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa UIN, AHA, dan intimidasi terhadap jurnalis Ahmad Mufid.

“Bagaimana mungkin tersangka pencabulan mendapat penangguhan penahanan hanya karena uang, sementara korban terus bergulat dengan trauma yang mendalam?” ucapnya dengan nada marah.

Mahasiswa juga menyampaikan lima tuntutan utama yang ditujukan kepada pihak berwenang, dengan inti bahwa hukum harus ditegakkan secara adil.

Mereka bahkan memberikan ultimatum 3×24 jam kepada penegak hukum untuk merespons tuntutan mereka.

“Jika dalam tiga hari tidak ada tindakan nyata, kami akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar,” ancam Topik.

Baca Juga :  RMD :Mari Kita Bangun Lampung Bersama-sama

Sebagai langkah konkret, Aliansi Mahasiswa Lampung mendirikan Posko Pengaduan untuk masyarakat yang merasa kesulitan mencari keadilan.

“Posko ini kami sediakan agar masyarakat yang merasa ditinggalkan oleh sistem hukum bisa mengadu,” jelas Topik.

Di akhir orasi, Topik menekankan bahwa perjuangan mereka bukan sekadar demi kepentingan pribadi.

“Kami adalah bagian dari masyarakat, dan tuntutan kami ini adalah tuntutan keadilan untuk semua,” tegasnya.

Aksi ini menunjukkan tekad mahasiswa untuk mengawal proses penegakan hukum agar keadilan tidak hanya menjadi retorika kosong, tetapi benar-benar nyata dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”
Ruby Chairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lampung Selatan
IJP Lampung Kunjungi Pikiran Rakyat: Belajar Strategi Bertahan Media Cetak di Era Digital
Cakra Surya Manggala Dukung Langkah Aktifis GERMASI, Desak Kejagung Tindak Tegas Dalang Perusakan TNBBS
80 Tahun PT KAI: Dari Rel Sejarah Menuju Transportasi Modern
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:34 WIB

Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:26 WIB

Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”

Senin, 8 Desember 2025 - 17:48 WIB

Ruby Chairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:53 WIB