Aktivis PMII Tantang Gubernur dan Walikota Bandar Lampung: Kembang Api atau Kemanusiaan?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis PMII Tantang Gubernur dan Walikota Bandar Lampung: Kembang Api atau Kemanusiaan?

berandalappung.com— Bandar Lampung, Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Syahrul R, melontarkan pernyataan keras sekaligus menantang Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Dzausal, dan Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, untuk menentukan sikap: memilih pesta kembang api atau berdiri di sisi kemanusiaan. Ia mendesak agar agenda pesta kembang api Tahun Baru dicoret total sebagai bentuk solidaritas terhadap bencana yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (20/12/2025).

Syahrul menegaskan, pesta kembang api bukan sekadar perayaan, melainkan simbol kebijakan tanpa nurani jika tetap dilaksanakan di tengah jeritan korban bencana. Menurutnya, setiap ledakan kembang api adalah representasi dari anggaran publik yang dihabiskan untuk euforia sesaat, sementara ribuan warga masih berjuang menyelamatkan hidup.

“Kalau pemerintah tetap berpesta, maka itu berarti mereka sedang menyalakan kembang api di atas penderitaan rakyat. Ini bukan lagi soal hiburan, tapi soal keberpihakan,” tegas Syahrul.

Ia menilai, dalih tradisi perayaan Tahun Baru tidak dapat dijadikan pembenaran atas sikap abai terhadap krisis kemanusiaan. Justru, kata Syahrul, di saat seperti inilah pemerintah diuji: apakah hadir sebagai pengelola pesta atau sebagai pemimpin yang berempati.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Sistem SP2D Online

Syahrul juga menyoroti pemborosan dan kegagalan prioritas anggaran. Ia menyebut pesta kembang api sebagai bentuk nyata ketidakseriusan pemerintah dalam menjalankan efisiensi belanja daerah.

“Anggaran bisa dialihkan untuk logistik bencana, dapur umum, atau bantuan langsung. Tapi yang dipilih justru membakar uang di udara. Ini ironi yang tak bisa ditoleransi,” katanya.

Syahrul menyampaikan peringatan keras bahwa sikap Gubernur dan Walikota Bandar Lampung akan menjadi catatan publik. Ia menegaskan, jika pesta kembang api tetap digelar, maka pemerintah daerah telah secara sadar mengabaikan nilai kemanusiaan dan layak mendapat kecaman luas.

Baca Juga :  Temukan Dugaan Kecurangan, Tim Paslon 01 Tarik Saksi dari Fakultas Teknik Unila

Sebagai jalan keluar, Syahrul mendesak agar pesta kembang api diganti dengan aksi solidaritas nyata, seperti doa bersama lintas iman, malam refleksi akhir tahun, penggalangan dana terbuka, serta penyaluran bantuan resmi bagi korban bencana Sumatera Utara.

“Tahun Baru tanpa kembang api bukan kemunduran. Yang mundur justru pemerintah yang kehilangan empati. Rakyat tidak butuh pesta, rakyat butuh keadilan dan kepedulian,” pungkasnya.

Sumber Berita: Alex Buay Sakou

Berita Terkait

KAMMI Lampung dan PMKRI Lampung Tegaskan Pernyataan Sikap Cipayung Plus dan Komitmen Gerakan Hari Buruh ‎
Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas
Pilar Prestasi, Kontribusi Nyata Noviyanti Fitri Bagi Akreditasi Fakultas Psikologi Islam UIN RIL
Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya
Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar
Temukan Dugaan Kecurangan, Tim Paslon 01 Tarik Saksi dari Fakultas Teknik Unila
PMII Rayon Pertanian Unila Gelar MAPABA, Perkuat Aswaja dan Wawasan Kebangsaan
Mengerikan, Tiga Sepeda Motor Digondol Maling Dalam Sehari Di Kampus Unila
Berita ini 307 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:10 WIB

KAMMI Lampung dan PMKRI Lampung Tegaskan Pernyataan Sikap Cipayung Plus dan Komitmen Gerakan Hari Buruh ‎

Minggu, 19 April 2026 - 08:48 WIB

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Senin, 16 Maret 2026 - 04:09 WIB

Pilar Prestasi, Kontribusi Nyata Noviyanti Fitri Bagi Akreditasi Fakultas Psikologi Islam UIN RIL

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:42 WIB

Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:01 WIB

Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kadis PSDA Disorot Usai Diduga Ancam Wartawan, HMI Bersuara Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:11 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com