30 Pengunjung Hotel di Bandar Lampung Keracunan, Polisi Selidiki Penyebab

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Ist

Dok: Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Sebanyak 30 pengunjung sebuah hotel di Bandar Lampung dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan seafood di restoran hotel tersebut pada Kamis (12/12/2024) malam.

Insiden ini membuat puluhan korban dilarikan ke rumah sakit, dan pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam.

Polisi Periksa Pihak Hotel dan Ambil Sampel Makanan

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M. Hendrik Apriliyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah staf hotel untuk dimintai keterangan.

Hingga Jumat (13/12/2024) malam, beberapa pegawai hotel, termasuk kepala chef dan cook helper, telah diperiksa di ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Bandar Lampung.

“Benar, setelah menerima laporan mengenai dugaan keracunan makanan di Hotel Novotel, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hingga tadi malam, kami telah meminta keterangan dari beberapa staf restoran hotel, termasuk kepala chef dan cook helper,” ujar Kompol Hendrik pada Sabtu, (14/12/2024).

Baca Juga :  Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Dipecat Buntut Kasus Pemerasan DWP

Selain memeriksa pihak hotel, polisi juga telah mengambil sampel makanan dari restoran untuk dilakukan uji laboratorium.

“Kami menyita sampel makanan, atau test food, dari restoran hotel. Sampel ini akan diuji di laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan,” tambahnya.

Korban Dirawat di Rumah Sakit, Keterangan Dikumpulkan

Sebagian besar korban merupakan karyawan PT Bukit Asam yang sedang menginap di hotel tersebut dalam rangka kegiatan perusahaan.

Korban dilarikan ke RS Budi Medika setelah mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, pusing, dan diare.

“Tadi malam, tim kami juga mendatangi RS Budi Medika untuk meminta keterangan dari para korban. Keterangan ini penting untuk melengkapi proses penyelidikan,” jelas Hendrik.

Menurut keterangan awal, hidangan seafood yang diduga menjadi penyebab keracunan adalah nasi goreng seafood yang disajikan pada malam kejadian.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Lampung Tanam 20.000 Mangrove di Pesawaran

Puluhan Korban Terdampak

Seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan bahwa puluhan korban mulai merasakan gejala keracunan tidak lama setelah menyantap makanan.

“Ada banyak yang dibawa ke rumah sakit tadi malam. Katanya mereka keracunan setelah makan nasi goreng seafood,” ujar sumber tersebut kepada berandalappung.com.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi terus mengumpulkan bukti dan berkoordinasi dengan pihak hotel untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Langkah Pencegahan dan Penanganan

Insiden keracunan makanan ini menyoroti pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan di industri perhotelan.

Polisi bersama instansi terkait diharapkan segera mengungkap penyebab pasti kejadian ini, sekaligus memastikan hotel maupun restoran mematuhi protokol kesehatan dan keamanan pangan yang berlaku.

Berita Terkait

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli
HPN dan Porwanas 2027 Jadi Momentum Kebangkitan Pers, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah
Peringatan 1 Muharam 1448 H di Pendopo Agung Nuswantoro Berlangsung Khidmat
Selamat, Tiga Hari Lagi DR Budiyono Nahkodai Hijau-Hitam di Provinsi Lampung
Mengurai Antrean, RSUD Abdul Moeloek Andalkan Poli Gigi Eksekutif
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58 WIB

“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

HPN dan Porwanas 2027 Jadi Momentum Kebangkitan Pers, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru