GOR Saburai Hilang, Pengganti Tak Kunjung Datang

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOR Saburai Hilang, Pengganti Tak Kunjung Datang

Berandalappung.com— Kemiling, janji pembangunan gelanggang olahraga baru di Lampung kembali dipertanyakan. Tiga tahun setelah peletakan batu pertama pada Februari 2023, gedung pengganti GOR Saburai di kawasan PKOR Way Halim tak kunjung rampung. Yang tersisa justru ironi fasilitas lama telah dirobohkan, sementara penggantinya belum jelas wujudnya.

Saat itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan seremoni groundbreaking. Proyek ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur olahraga sekaligus memenuhi ketentuan hukum bahwa alih fungsi sarana olahraga wajib diikuti pembangunan pengganti.

Namun hingga kini, komitmen tersebut belum teruji di lapangan.

Di lokasi lama di kawasan Enggal, bangunan GOR Saburai telah berganti rupa menjadi Masjid Agung Al Bakrie. Perubahan fungsi itu meninggalkan kekosongan ruang bagi para atlet. Fasilitas latihan yang dulu menjadi tumpuan kini lenyap tanpa substitusi yang memadai.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan dan Gubernur Lampung Sepakat Bahas Program Kerja untuk Lima Tahun Kedepan

Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, menilai kondisi ini mendesak. Keterbatasan sarana latihan dinilai dapat mengganggu persiapan cabang olahraga, terutama menjelang agenda besar seperti PON XXXII 2032 yang sebagian akan digelar di Lampung. Dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebagian menjadi tanggung jawab provinsi ini.

“Yang bertanding di Lampung harus diprioritaskan. Tapi tanpa fasilitas, sulit bicara prestasi,” ujarnya.

GOR Saburai bukan sekadar bangunan. Pada dekade 1980–1990-an, tempat ini menjadi pusat aktivitas olahraga sekaligus ruang sosial warga kota. Dari pertandingan basket hingga sekadar olahraga pagi, bahkan konser musik, semuanya pernah berlangsung di sana. Bersama Stadion Pahoman, GOR Saburai menjadi penanda minimnya fasilitas publik olahraga di masa itu sekaligus bukti pentingnya ruang bersama bagi masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Hadiri Pengajian Akbar di Tulang Bawang

Kini, keduanya menyisakan peran yang tak lagi seimbang. Stadion tetap berdiri, sementara GOR Saburai tinggal kenangan.

Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya menjanjikan fasilitas baru yang lebih modern kapasitas 1.500 penonton, lapangan serbaguna, ruang atlet, hingga pusat UMKM. Bahkan, rencana pembangunan sport center oleh Kementerian PUPR sempat disebut akan memperkuat ekosistem olahraga daerah.

Namun realisasi belum sejalan dengan rencana.

Keterlambatan ini bukan semata soal proyek mangkrak. Ia mencerminkan problem klasik pembangunan daerah: perencanaan yang tidak tuntas, eksekusi yang tersendat, dan akuntabilitas yang kabur. Di tengah ambisi mengejar prestasi olahraga nasional, Lampung justru dihadapkan pada persoalan mendasar ketiadaan infrastruktur.

GOR Saburai telah dirobohkan. Tapi hingga hari ini, penggantinya belum benar-benar hadir. Janji, sekali lagi, menggantung di udara.(***)

Berita Terkait

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam
RDUDAM Gelar Wabinar P2KB
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIB

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 7 September 2026 - 05:54 WIB

Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam

Selasa, 1 September 2026 - 06:05 WIB

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB